Fasilitas ini penting bukan hanya untuk Tesla, tetapi juga untuk menarik lebih banyak produsen kendaraan listrik global agar berinvestasi di Indonesia.
Jika pemerintah berhasil membangun lingkungan yang menarik dan stabil, bukan tidak mungkin Tesla pun suatu hari akan "kepincut" untuk masuk lebih serius ke pasar Indonesia.
Tesla adalah simbol keunggulan teknologi, tetapi tanpa strategi lokal yang jelas, mereka akan terus tertinggal di pasar Indonesia.
Harga yang mahal, ketiadaan layanan resmi, dan minimnya infrastruktur membuat Tesla sulit bersaing. Sebaliknya, produsen yang siap membangun dari hulu ke hilir kini mendominasi.
Bukan karena Indonesia tidak siap menyambut Tesla, tapi karena Tesla belum benar-benar siap menyambut Indonesia.***