KLIK SAJA - Kesadaran masyarakat akan pentingnya energi bersih dan pengurangan emisi karbon membuat mobil listrik menjadi pilihan yang makin populer.
Baterai adalah komponen krusial pada mobil listrik karena berfungsi sebagai sumber energi utama.
Pemahaman mendalam tentang baterai tidak hanya penting untuk performa dan jarak tempuh, tetapi juga untuk efisiensi biaya perawatan jangka panjang.
Oleh karena itu, bagi pemilik kendaraan listrik, penting untuk memahami cara kerja dan siklus hidup baterai.
Baca Juga: Alasan Mengapa Mobil Tesla Tidak Banyak Mengaspal di Indonesia
Siklus Hidup Baterai Mobil Listrik
Bagi yang belum tahu, siklus hidup baterai adalah jumlah pengisian dan pengosongan penuh yang dapat dilakukan hingga kapasitasnya turun signifikan.
Satu siklus, umumnya dihitung dari baterai kosong hingga penuh, atau dua kali pengisian setengah kapasitas.
Secara umum, baterai mobil listrik mampu bertahan antara 1.000 hingga 2.000 kali siklus pengisian penuh
Dalam praktiknya, ketahanan ini setara dengan usia pakai antara 8 hingga 15 tahun, tergantung pada gaya mengemudi dan jenis kendaraan yang digunakan.
Baca Juga: Chinese Cars Surge in Popularity Across the UK Market
Mengenal Baterai Li-ion
Baterai yang paling umum digunakan pada mobil listrik saat ini adalah jenis lithium-ion (Li-ion).
Jenis baterai ini dikenal memiliki kepadatan energi tinggi, pengisian yang cepat, dan performa yang stabil.
Artikel Terkait
Penjualan Mobil Astra Group Naik 6 Persen
Varian dan Warna Baru dari Yamaha Fazzio Hybrid, Series ini Cocok untuk Gen Z! Warnanya Cakep-Cakep!
2 Penyebab Spedometer Mobil Mati Dan Bagaimana Cara Memperbaikinya, Jangan Disepelekan!
Keren! Xiaomi Luncurkan Mobil SUV YU7 Tenaga Listrik, Siap Saingi Tesla dan BYD
Volkswagen Bakal Tutup Pabriknya di Jerman dan PHK 35.000 Pekerja pada 2030