Mobil Buatan China Mulai Laku Keras di Inggris

photo author
Satria Widiatiaga, Klik Saja
- Minggu, 6 Juli 2025 | 01:38 WIB
BYD in United KIngdom (GB news)
BYD in United KIngdom (GB news)

KLIk SAJA – Sebuah fakta menarik terbaru tersaji di Inggris, dimana satu dari sepuluh mobil yang terjual di negara ini pada bulan Juni dibuat di China, menurut data industri terbaru.

Merek-merek baru asal China seperti BYD, Jaecoo, dan Omoda mengalami pertumbuhan pesat di pasar Inggris.

Lonjakan penjualan ini terjadi dalam beberapa bulan terakhir, bersamaan dengan kebijakan negara-negara anggota G7 lainnya yang justru memberlakukan tarif tambahan cukup besar terhadap impor kendaraan asal Tiongkok.

Sekitar 18.944 unit mobil buatan merek-merek milik perusahaan Tiongkok, termasuk MG dan Polestar, terjual pada bulan Juni.

Jumlah ini mewakili 10% dari total penjualan mobil di Inggris, naik dari 6% pada bulan yang sama tahun lalu, berdasarkan data terbaru dari Society of Motor Manufacturers and Traders (SMMT).

Sepanjang paruh pertama tahun ini, lebih dari 8% — atau satu dari dua belas — mobil yang terjual di Inggris merupakan produk Tiongkok, meningkat dari 5% pada tahun 2023 dan 2024. Mayoritas mobil tersebut adalah kendaraan listrik, meskipun tidak semuanya.

Sebagai perbandingan, studi dari Jato Analytics untuk lima bulan pertama tahun ini menunjukkan bahwa pangsa pasar merek Tiongkok di seluruh Uni Eropa hanya 4,3%, dengan 1,6% di Jerman, 2,7% di Prancis, namun 9,2% di Spanyol.

Analis Jato, Felipe Munoz, mengatakan, “Fakta bahwa Inggris tidak memberlakukan tarif merupakan peluang besar bagi produsen Tiongkok, ditambah lagi dengan tingginya minat terhadap mobil listrik."

"MG juga diposisikan layaknya merek lokal, dan berbeda dari Prancis atau Jerman, Inggris tidak memiliki industri otomotif dalam negeri yang besar untuk dilindungi."

Namun, sejumlah tokoh industri memperingatkan bahwa industri otomotif Inggris bisa kesulitan bersaing, dan bahwa Inggris mungkin harus mempertimbangkan penerapan kuota.

Beberapa perusahaan otomotif Tiongkok dan jaringan distribusinya bahkan mulai membeli showroom-showroom mobil di Inggris.

“Produsen Tiongkok kini membuat mobil yang lebih baik, lebih murah, dan lebih inovatif di semua segmen pasar,” kata John Neill, mantan Presiden SMMT dan mantan CEO Unipart.

“Kalau mereka akan menjual di sini, kita harus mendorong agar mereka juga memproduksi di sini.”

Pemerintah Inggris sejauh ini belum mendapat tekanan besar dari pemasok lokal untuk meniru kebijakan tarif seperti yang dilakukan Uni Eropa, Amerika Serikat, dan Kanada terhadap kendaraan listrik asal Tiongkok.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Satria Widiatiaga

Sumber: Berbagai Sumber

Tags

Rekomendasi

Terkini

Mobil Buatan China Mulai Laku Keras di Inggris

Minggu, 6 Juli 2025 | 01:38 WIB
X