olahraga

Prediksi Prancis Vs Pantai Gading, Les Blues Ditantang Pasukan Gajah Afrika Jelang Piala Dunia 2026

Rabu, 3 Juni 2026 | 13:11 WIB
Prancis Vs Pantai Gading (berbagai sumber)

Setelah gagal lolos ke Piala Dunia 2018 dan 2022, Pantai Gading akhirnya kembali tampil di panggung terbesar sepak bola dunia sebagai salah satu dari 10 wakil Afrika yang akan berlaga pada Piala Dunia 2026 yang diperluas.

Mereka menjalani kampanye kualifikasi CAF dengan sangat impresif, mencatatkan delapan kemenangan dan dua hasil imbang dari 10 pertandingan.

Hebatnya, mereka mencetak 25 gol tanpa kebobolan satu gol pun dan keluar sebagai juara grup yang berisi enam tim. Mereka menutup kualifikasi dengan kemenangan telak 7-0 atas Seychelles dan 3-0 atas Kenya pada Oktober 2025.

Pantai Gading kemudian menjadi tuan rumah Piala Afrika 2025–26 dan berhasil mencapai babak perempat final sebelum tersingkir setelah kalah 3-2 dari Mesir.

Sejak kekalahan tersebut pada Januari lalu, The Elephants mencatat dua kemenangan beruntun dalam laga persahabatan tanpa kebobolan, yakni menang 4-0 atas Korea Selatan dan kemudian mengalahkan Skotlandia 1-0 pada bulan Maret.

Pelatih Emerse Fae memberikan dampak yang sangat positif sejak mengambil alih tim sekitar dua setengah tahun lalu.

Di bawah kepemimpinannya, Pantai Gading memenangkan 21 dari 31 pertandingan di semua ajang (21 menang, 5 imbang, 5 kalah), dengan rata-rata hampir mencetak dua gol per pertandingan.

Saat ini berada di peringkat ke-34 dunia versi FIFA, Pantai Gading berharap dapat memberikan penampilan positif saat menghadapi Prancis sebelum mempersiapkan laga-laga Grup E Piala Dunia melawan Jerman, Ekuador, dan Curaçao.

Kondisi Tim dan Prediksi

Di kubu Prancis, bek tengah William Saliba diragukan tampil di Piala Dunia dan diperkirakan tidak akan bermain pada Kamis malam setelah cedera punggungnya kambuh saat Arsenal kalah dari Paris Saint-Germain di final Liga Champions akhir pekan lalu.

Deschamps juga dapat memilih mengistirahatkan Ousmane Dembélé, Désiré Doué, Bradley Barcola, Warren Zaïre-Emery, dan Lucas Hernandez setelah keberhasilan mereka menjuarai Liga Champions bersama PSG.

Ibrahima Konaté, yang dikabarkan akan bergabung dengan Real Madrid, berpeluang menggantikan Saliba di jantung pertahanan.

Sementara itu, N'Golo Kanté yang berusia 35 tahun dan menjadi pemain tertua dalam skuad Prancis juga berpeluang tampil sejak menit awal di lini tengah.

Kylian Mbappé kini hanya membutuhkan satu gol lagi untuk menyamai rekor pencetak gol terbanyak sepanjang masa tim nasional Prancis yang dipegang Olivier Giroud dengan 57 gol.

Penyerang Real Madrid tersebut siap dimainkan sebagai penyerang sayap kiri maupun penyerang tengah, meski kemungkinan besar tidak akan bermain penuh selama 90 menit.

Halaman:

Tags

Terkini