Kritik dan Statistik Buruk Juara Bertahan
Sejumlah pundit kenamaan, termasuk Roy Keane, melontarkan kritik tajam atas performa Liverpool musim ini, terutama pada lini pertahanan mereka.
Dengan sudah kebobolan 17 gol, Liverpool kini menyamai rekor buruk musim 2020–2021. Bedanya, kala itu tujuh gol datang dari kekalahan telak 2-7 melawan Aston Villa pada Oktober 2020.
Secara matematis, bahkan jika Liverpool berhasil memenangi semua pertandingan tersisa musim ini, mereka hanya akan menutup musim dengan 99 poin — hanya 15 poin lebih banyak dari total poin mereka di musim 2024–2025 yang lalu.
Jadwal Padat Menanti
Dalam empat laga Premier League berikutnya, lawan The Reds dirasa cukup ringan, Liverpool akan menghadapi Nottingham Forest, West Ham United, Sunderland dan Leeds United.
Diharapkan The Reds mampu menyapu bersih keempat laga tersebut.
Mereka wajib meraih 12 poin penuh jika masih ingin menjaga asa bersaing dalam perebutan gelar juara.
Sementara itu, Arsenal asuhan Mikel Arteta akan melawan Tottenham Hotspur, Chelsea, Brentford, dan Aston Villa — jadwal yang cukup berat, dan bukan tidak mungkin mereka kehilangan poin di salah satu laga tersebut.
Namun, sejauh ini Liverpool belum menunjukkan konsistensi untuk benar-benar memanfaatkan potensi kesalahan rivalnya itu.
Bisa jadi, bulan Januari nanti akan menjadi momen penting bagi Arne Slot untuk membenahi skuadnya di bursa transfer musim dingin.***