Dalam enam tahun terakhir, The Eagles hanya sekali berhasil melangkah ke perempat final—musim lalu—sebelum disingkirkan Arsenal.
Dan ironisnya, Arsenal pula yang kembali memperpanjang masa kelam Palace akhir pekan kemarin.
Gol tunggal mantan pemain mereka, Eberechi Eze, membuat Palace menelan tiga kekalahan dan tanpa kemenangan dalam empat laga terakhir.
Rekor tak terkalahkan mereka yang mencapai 19 pertandingan di semua ajang, termasuk kemenangan adu penalti atas Millwall di babak ketiga Piala Liga, kini tinggal kenangan.
Namun, Palace tetap memiliki alasan untuk percaya diri—mereka telah mengalahkan Liverpool dua kali dalam dua bulan terakhir, yakni di Community Shield bulan Agustus dan di Premier League bulan September. Lebih mencengangkan lagi, Palace tidak terkalahkan di Anfield sejak September 2021.
Kabar Tim
Liverpool mendapat tambahan masalah saat melawan Brentford. Gelandang Curtis Jones ditarik keluar karena cedera yang belum diketahui secara pasti.
Arne Slot menyatakan optimistis cedera tersebut tidak parah, tetapi Jones diragukan tampil menghadapi Palace.
Selain itu, Alexander Isak dan Ryan Gravenberch juga masih absen karena cedera, sementara Alisson Becker, Giovanni Leoni, dan Jeremie Frimpong dipastikan tidak bisa bermain.
Slot diperkirakan akan melakukan sejumlah rotasi besar, termasuk kemungkinan kejutan di lini belakang.
Kiper ketiga Freddie Woodman dan bek kanan muda Calvin Ramsay dikabarkan berpeluang tampil sebagai starter.
Dari kubu lawan, Crystal Palace tidak mengalami perubahan berarti dalam daftar cedera. Mereka hanya kehilangan Caleb Kporha, Chadi Riad, dan Cheick Doucoure.
Pelatih Oliver Glasner dikenal gemar mempertahankan inti pemain yang sama, namun kelelahan tampak mulai memengaruhi performa tim.
Karena itu, beberapa rotasi bisa saja terjadi.Eddie Nketiah, pencetak gol kemenangan Palace atas Liverpool bulan lalu, berpeluang kembali ke tim utama.
Sementara Nathaniel Clyne, mantan bek Liverpool, juga berpeluang tampil menghadapi mantan klubnya.