Sayangnya, Forest menghadapi krisis di lini belakang. Neco Williams dan Ryan Yates absen karena hukuman, sementara kondisi Ola Aina masih diragukan.
Ini dapat menyulitkan mereka dalam mengimbangi intensitas City, terutama di sisi sayap yang diisi Doku dan Marmoush.
Namun, dengan pemain seperti Morgan Gibbs-White, Callum Hudson-Odoi, dan Elanga yang memiliki kecepatan dan kreativitas, Forest masih punya senjata untuk mengancam.
Semangat dan keinginan mengakhiri 'pengasingan' dari final bisa menjadi motivasi besar di laga ini.
Secara statistik dan kualitas pemain, Manchester City jelas lebih unggul.
Namun, laga semifinal sering kali menyimpan kejutan.
Jika Forest bisa bertahan dengan disiplin dan memanfaatkan setiap peluang serangan balik, bukan tidak mungkin mereka membuat City bekerja ekstra keras.***