olahraga

Heidenheim vs Chelsea 0-2, Kesempurnaan Chelsea dan Aksi Gemilang Filip Jorgensen

Jumat, 29 November 2024 | 07:03 WIB
Seleberasi pemain Chelsea saat gol pertama Christopher Nkunku melawan Heidenheim, Kamis 28/11/204 waktu setempat. (Football addict - THOMAS KIENZLE/AFP via Getty Images)

Usai gol ini, Heideneim yang diasuh Frank Schmidt mencoba meningkatkan level penyerangan. Di fase inilah Filip Jorgensen menunjukkan kelasnya dengan menepis tembakan Paul Wanner, Mikkel Kaufmann, serta Leo Scienza.

Total 11 penyelamatan dilakukan kiper berusia 22 tahun tersebut di laga ini. Fans Chelsea tentu punya asa performa ini bisa membuat Robert Sanchez menjadi lebih baik karena bakal mendapat saingan serius di posisi kiper utama.

Menggenapi kemenangan Chelsea, Mykhailo Mudryk kembali menunjukkan ketajamannya di Conference League usai menerima umpan Sancho di menit 86'. Tembakan kerasnya sangat akurat mengarah ke pojok kiri atas gawang Kevin Muller.

Malang bagi Cesare Casadei, di detik-detik akhir ia harus menerima kartu kuning kedua sekaligus diusir wasit lebih cepat dari pemain lain. Pemain Italia bakal melewatkan satu laga berikutnya melawan Astana 12 Desember nanti.

Baca Juga: Prediksi Brighton vs Southampton, The Seagulls Bisa Mengincar Posisi Kedua

Rotasi Tim A dan Tim B yang Masih Manjur Bagi Chelsea

Kembali membahas rotasi Tim A dan Tim B ala Maresca, sejauh ini masih sangat manjur untuk mengangkat prestasi The Blues.

Memang Carabao Cup sudah lepas dari genggaman karena ditaklukkan Newcastle di babak 16 besar, tetapi tiga ajang tetap dalam target utama.

Tim A yang berisikan pemain seperti Cole Palmer, Nicolas Jackson, Moises Caicedo, dan Wesley Fofana bisa berkonsentrasi untuk terus memberikan tekanan pada Liverpool di puncak klasemen Premier League.

Sementara di Conference League, Tim B yang turun di laga melawan Heidenheim tentu masih merupakan favorit kuat untuk juara. Tantangan akan mulai membesar di babak gugur, terutama jika The Blues berjumpa tim kuat lain seperti Fiorentina dan Legia Warzawa.

Satu turnamen tersisa adalah FA Cup yang menjalani fase awal kompetisi. Di ajang ini, Tim A dan Tim B dapat disatukan terutama menggunakan pemain kunci seperti Cole Palmer serta Marc Cucurella.

Masih perlu dilihat bagaimana Enzo Maresca bisa menjaga mental pemain-pemain mahalnya yang memang sedikit overload, agar mereka tetap mempunyai hati yang satu untuk mengangkat The Blues dari kekacauan dua musim terakhir.

Halaman:

Tags

Terkini