olahraga

Prediksi AS Roma vs Bologna dan Monza vs Lazio, Tiga Poin Harus Diamankan Klub Ibu Kota

Sabtu, 9 November 2024 | 17:31 WIB
Seleberasi Pedro usai membobol gawang FC Porto di Europa League (8/11/24) ((REUTERS/Ciro De Luca))

Di sisi lain, pelatih Rossoblu, Vincenzo Italiano bisa menggunakan jasa kapten Riccardo Orsolini yang dicadangkan kala melawan AS Monaco. Pemain Timnas Italia ini mencetak gol dalam tiga pertandingan liga berturut-turut.

Nicolo Cambiaghi, Oussama El Azzouzi, Martin Erlic, dan Michel Aebischer masih belum pulih dari cedera, sehingga Dan Ndoye serta Santiago Castro bisa menemani Orsolini di lini serang.

Sulit untuk melihat AS Roma kalah di laga ini, karena Juric seperti mempunyai mojo kala bermain di Olimpico. Namun tidak mudah juga bagi tuan rumah untuk menaklukkan Bologna dalam kondisi kekompakan yang kurang baik. Skor imbang menjadi adil bagi keduanya, kendati Paulo Dybala biasanya bisa merubah sebuah momen kecil menjadi emas.

Perkiraan Formasi :
AS Roma (3-4-2-1) : Svilar; Mancini, Ndicka, Angelino; Celik, Kone, Le Fee, Zalewski; Pellegrini, Dybala; Dovbyk
Bologna (4-2-3-1) : Skorupski; Posch, Beukema, Lucumi, Lykogiannis; Freuler, Moro; Orsolini, Odgaard, Ndoye; Castro

Prediksi AS Roma vs Bologna : 50 - 50

Baca Juga: Prediksi Juventus vs Torino, Dominasi Panjang La Vecchia Signora di Derby Turin

Ilustrasi logo Monza vs Lazio (www.dazn.com)

Monza vs Lazio, Kuda Hitam Bukan Hanya La Viola dan La Dea

Menilik lagi klasemen Serie A, Atalanta dan Fiorentina terlihat mapan sebagai kuda hitam, terutama usai kemenangan super 3-0 La Dea atas Napoli pekan lalu. Namun jangan lengah dalam melihat, poin Lazio ternyata juga sama dengan kedua tim kendati ada di peringkat 5, yakni 22 poin!

Selisih gol yang membuat Lazio belum masuk ke zona Liga Champions. Biancoceleste meraih agregat +10, sementara Atalanta +15, dan Fiorentina +13. 

Jika saja Alessio Romagnoli tidak dikartu merah saat melawan Juventus dan Lazio bisa mengalahkan Bianconeri, maka tim asuhan Marco Baroni akan mencatatkan enam kemenagan beruntun di liga. Di sini sudah jelas terlihat bagaimana progres apik dari manajer yang sebelumnya dipandang sebelah mata itu.

Di Europa League, kemenangan 2-1 melawan Porto sangatlah membanggakan publik Italia. Lazio mencetak gol terlebih dahulu melalui Romagnoli di penghukung babak pertama. Stephan Eustaquio lalu menyamakan kedudukan di babak kedua untuk Si Naga. Ketika laga tampak akan berakhir imbang, pemain gaek Spanyol, Pedro sukses membawa pulang tim tamu tanpa satupun poin.

Sedikit berbeda dengan tiga matchday sebelumnya, beberapa punggawa inti seperti Nuno Tavares, Matteo Guendouzi, Mattia Zaccagni, serta Taty Castellanos diturunkan sedari awal untuk mengimbangi skuad utama Porto.

Kembalinya Manuel Lazzari dari cedera serta usainya hukuman skorsing Tijjani Noslin tentu membuat skuad Lazio semakin lengkap. Praktis hanya Getano Castrovilli yang tersisa di ruang perawatan hingga tahun 2025.

Sementara itu tuan rumah Monza yang hanya mencatat satu poin dari tiga laga terakhir, masih harus bermain tanpa Alessio Cragno, Omari Forson, Stefano Sensi, Roberto Gagliardini, dan Andrea Petagna.

Halaman:

Tags

Terkini