KLIK SAJA - Amerika Serikat berharap dapat meraih kemenangan pertama atas Uruguay sejak 2002 saat menjamu tim asuhan Marcelo Bielsa dalam laga persahabatan di Raymond James Stadium, Florida.
Skuad Mauricio Pochettino sebelumnya menang atas Paraguay pada Sabtu lalu dan tidak terkalahkan dalam empat pertandingan terakhir.
Di sisi lain, Uruguay bermain imbang 0-0 melawan Meksiko pada Minggu dan menjaga rekor enam laga tanpa kekalahan.
Kedua tim telah memastikan tempat di Piala Dunia 2026, namun Pochettino tampaknya mulai menemukan bentuk permainan terbaik timnya.
Meski lolos otomatis sebagai tuan rumah, tekanan besar menanti Amerika Serikat untuk tampil maksimal di turnamen nanti.
Pochettino berupaya membangun budaya baru dalam tim. Mantan pelatih Tottenham Hotspur dan Chelsea itu sempat mendapat kritik setelah menelan kekalahan dari Meksiko, Swiss, Kanada, dan Panama.
Sejauh ini, pelatih asal Argentina tersebut baru memenangkan 13 dari 21 pertandingan, namun performa AS kian membaik.
Setelah kalah 2-0 dari Korea Selatan pada September, mereka bangkit dengan kemenangan atas Jepang, Australia, Paraguay, serta hasil imbang melawan Ekuador.
Banyak pemain bintang tidak dipanggil untuk laga uji coba bulan ini karena masalah cedera.
Situasi tersebut membuka ruang bagi pemain pelapis seperti Giovanni Reyna, Joe Scally, dan Tanner Tessmann untuk menunjukkan kemampuan mereka jelang seleksi Piala Dunia.
Berbeda dengan AS, Uruguay harus melalui kualifikasi dan menutupnya di posisi keempat zona CONMEBOL di bawah Argentina, Ekuador, dan Kolombia.
Sepanjang perjalanan itu, mereka mencatat kemenangan penting atas juara dunia serta Brasil, dan Bielsa memiliki fondasi pemain berkualitas dalam skuadnya.
Uruguay tampil solid di bawah Bielsa, hanya kalah enam kali sejak dia mengambil alih pada 2023. Dalam enam laga terakhir, mereka mengalahkan Uzbekistan, Republik Dominika, Peru, dan Venezuela, serta bermain imbang dengan Meksiko dan Chile.