Membanggakan! Timnas Panjat Tebing Muda Indonesia Raih Medali Emas Pada Ajang  IFSC Youth Asian Championships 2025

photo author
Satria Widiatiaga, Klik Saja
- Senin, 25 Agustus 2025 | 09:16 WIB
Haddan Malik berhasil persembahkan medali emas (X Akurat)
Haddan Malik berhasil persembahkan medali emas (X Akurat)

KLIK SAJA - Tim Nasional Panjat Tebing Muda Indonesia berhasil menorehkan prestasi membanggakan di kancah internasional.

Pada ajang IFSC Youth Asian Championships 2025 yang digelar di Guiyang, Tiongkok, Sabtu (23/8/2025), Indonesia sukses membawa pulang satu medali emas dan dua medali perunggu dari kategori kelompok umur U-17 dan U-19.

Medali emas berhasil dipersembahkan oleh Haddan Malik Baqmuhyibar pada nomor speed putra U-17.

Ia tampil luar biasa di babak final dengan mengalahkan atlet unggulan tuan rumah. Kemenangan ini dipastikan setelah lawannya, Zhao Yichang, terkena false start.

Meski lawan melakukan kesalahan, mental baja Haddan sejak awal perlombaan menunjukkan kualitasnya sebagai calon bintang panjat tebing masa depan.

Selain emas dari Haddan, dua medali perunggu juga dipersembahkan atlet muda Indonesia:

Naura Jasmine Rayya Syafiqa pada nomor speed putri U-17 mencatat waktu 8,96 detik, lebih cepat dari atlet Korea Selatan Juyeon Ham yang finis di 9,08 detik.

Raihan ini menjadi bukti kecepatan dan konsistensi Naura dalam menghadapi persaingan ketat di level Asia.

Lalu ada Anstasyafi Robby Al Hilmi pada nomor speed putra U-19, dimana Robby berhasil mengalahkan wakil Kazakhstan, Damir Toktarov, dengan catatan waktu 5,31 detik, jauh lebih cepat dari lawannya. Perunggu ini sekaligus menegaskan dominasi Indonesia di nomor speed.

Tak hanya di nomor speed, para atlet muda Indonesia juga tampil kompetitif di disiplin lain.

Alma Ariella Tsany pada nomor lead putri U-17  melaju hingga babak final dan finis di posisi keempat, hanya kalah perhitungan dari peraih medali meski memiliki skor sama.

Kemudian Ardana Cikal Damarwulan pada nomor boulder putra U-17 berhasil menembus final dan finis di posisi kedelapan, menunjukkan daya saing tinggi melawan atlet Jepang dan Korea yang dikenal dominan.

Prestasi ini membuktikan bahwa regenerasi atlet panjat tebing Indonesia tidak hanya kuat di speed, tetapi juga mulai merambah ke disiplin lead dan boulder.

Anggota Bidang Pembinaan dan Prestasi PP FPTI, Judistiro Pbo, menyampaikan apresiasi tinggi atas perjuangan para atlet muda ini:

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Satria Widiatiaga

Sumber: Berbagai Sumber

Tags

Rekomendasi

Terkini

X