KLIK SAJA - Di tengah keterbatasan dan tanpa dukungan penuh dari pemerintah, atlet Sambo Indonesia, Desiana Syafitri, berhasil mengukir prestasi membanggakan di Kejuaraan Sambo Asia 2025 yang digelar di Tashkent, Uzbekistan.
Bertarung di kelas 54kg putri, Desiana harus puas membawa pulang medali perak setelah kalah di partai final melawan atlet tuan rumah, Gulsevar Urakova.
Sementara medali perunggu diraih oleh Sarantuya Delgersaikhan dari Mongolia.
Raihan ini tentunya sangat membanggakan, mengingat cabang olahraga Sambo tidak begitu populer di Indonesia.
Tak hanya prestasi di atas matras yang mengundang decak kagum, perjuangan Desiana semakin menyentuh hati publik karena ia menempuh perjalanan ke Uzbekistan dengan dana pribadi.
Tanpa sokongan dari negara, Desiana tetap teguh membawa nama Indonesia ke panggung Asia.
Langkahnya menjadi satu-satunya wakil Indonesia dalam ajang bergengsi ini, sekaligus mencetak sejarah sebagai pencapaian terbaik Sambo Indonesia di level internasional.
Ketua Umum Pengurus Pusat Persatuan Sambo Indonesia (PP Persambi), Krisna Bayu, menyatakan rasa bangganya terhadap perjuangan Desiana.
“Prestasi Desiana sangat membanggakan. Ini bukan sekadar kemenangan di atas matras, tetapi simbol semangat juang luar biasa. Ia pergi dengan biaya sendiri, memperjuangkan merah putih dengan segala keterbatasan,” ujar Krisna.
Krisna Bayu juga berharap pemerintah mulai memberi perhatian lebih kepada cabang olahraga Sambo.
Terlebih, Indonesia akan menjadi tuan rumah Kejuaraan Dunia Sambo kategori Junior & Youth pada 1-6 Oktober 2025.
Ajang ini diperkirakan akan diikuti oleh 60 hingga 80 negara, dengan mempertandingkan total 38 kelas dari dua kategori usia.
Apresiasi juga datang dari Ketua Umum KONI Pusat, Letjen TNI Purn. Marciano Norman. Ia mengucapkan selamat atas keberhasilan Desiana dan menyampaikan harapannya agar prestasi ini memacu semangat atlet Sambo lainnya.
“Prestasi Desiana adalah bukti bahwa dengan tekad kuat, kita bisa bersaing di level Asia. Ini harus jadi motivasi untuk atlet lainnya agar terus membawa harum nama bangsa di pentas dunia,” ujarnya.