nasional

Kabut Asap Karhutla Kalimantan Tembus Malaysia, 108 Sekolah di Serian Sarawak Ditutup dan Belajar dari Rumah

Jumat, 21 Agustus 2026 | 16:12 WIB
Kabut Asap Karhutla Kalimantan Tembus Malaysia, 108 Sekolah di Serian Sarawak Ditutup dan Belajar dari Rumah (Menyoroti maraknya kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di Kalimantan hingga berdampak buruk bagi kalangan warga di Malaysia. (Instagram.com/@undercover.id))

"Berdasarkan Rencana Aksi Kabut Nasional, yang berada di bawah yurisdiksi direktur Departemen Pendidikan Negara Bagian Sarawak," tulis JPBN Sarawak dikutip dalam keterangan resminya, pada Jumat, 21 Agustus 2026.

"Sekolah, taman kanak-kanak, dan tempat penitipan anak akan segera ditutup begitu API mencapai 200," tambahnya.

Artinya, keputusan penutupan bukan semata-mata karena aktivitas sekolah terganggu, tetapi berkaitan dengan ambang kualitas udara yang telah ditetapkan.

Bagi siswa, perubahan ini membuat proses belajar harus dilakukan dari lingkungan rumah sampai kondisi udara kembali memungkinkan.

Dua Wilayah Sarawak Masuk Kategori Sangat Tidak Sehat

JPBN Sarawak mencatat adanya peningkatan pembacaan API di sejumlah wilayah sejak 1 Agustus 2026.

Baca Juga: Jangan Sampai Ketinggalan! KA Logawa Periode 25 – 31 Agustus 2026 Rute Purwokerto – Kroya – Sumpiuh – Gombong – Karanganyar – Kebumen – Banyuwangi

Dari pemantauan tersebut, terdapat dua wilayah yang masuk kategori sangat tidak sehat.

Tebedu mencatat API sebesar 212, sedangkan Serian berada pada angka 202.

Kedua wilayah tersebut menjadi bagian dari daerah yang terdampak kabut asap dan membutuhkan perhatian lebih terhadap aktivitas masyarakat.

JPBN Sarawak juga mencatat 11 wilayah lainnya berada dalam kategori tidak sehat.

Wilayah tersebut meliputi Kuching, Samarahan, Sri Aman, Sarikei, Sibu, Bintulu, Samalaju, Miri, Lundu, Lubok Antu, dan Lawas.

Ada 13 Wilayah yang Terdampak Kabut Asap

Dampak kualitas udara buruk di Sarawak ternyata tidak hanya terjadi di Serian dan Tebedu.

JPBN Sarawak menyebut total 13 wilayah terdampak kabut asap karhutla di wilayah tersebut.

Selain dua daerah dengan kategori sangat tidak sehat, 11 wilayah lainnya tercatat berada pada tingkat tidak sehat.

Kondisi ini membuat persoalan kualitas udara menjadi perhatian yang lebih luas karena mencakup sejumlah kawasan di Sarawak.

Halaman:

Tags

Terkini