Pengalaman tersebut menjadi salah satu modal bagi PELNI dalam menghadapi periode ramai lainnya.
Pada arus mudik Lebaran 2026, PELNI bahkan mencatat puncak pergerakan penumpang hingga puluhan ribu orang dalam satu hari.
Pola tersebut menunjukkan bahwa perusahaan memiliki pengalaman dalam menangani peningkatan mobilitas penumpang.
Karena itu, kesiapan operasional tetap menjadi bagian penting ketika memasuki periode setelah libur nasional.
Lebih dari 677 Ribu Penumpang Gunakan Program Tiket PELNI
Tingginya minat masyarakat terhadap transportasi laut juga terlihat dari program stimulus tiket PELNI pada 2026.
Hingga periode program tersebut, PELNI mencatat sekitar 677 ribu penumpang memanfaatkan tiket dengan diskon hingga 30 persen.
Angka tersebut menunjukkan besarnya permintaan perjalanan kapal penumpang selama periode libur sekolah.
Program diskon tersebut berlaku untuk keberangkatan hingga 15 Agustus 2026 sehingga berakhir tepat menjelang momentum HUT RI.
Setelah periode promo berakhir, masyarakat yang hendak bepergian pada pertengahan Agustus perlu memperhatikan tarif normal dan ketersediaan tiket.
Kondisi ini menjadi informasi penting bagi calon penumpang yang merencanakan perjalanan setelah 17 Agustus.
Calon Penumpang Sebaiknya Tidak Menunggu Terlalu Dekat Hari Keberangkatan
Masyarakat yang sudah mengetahui rencana perjalanan sebaiknya melakukan pemesanan tiket lebih awal.
Langkah tersebut dapat membantu calon penumpang memastikan ketersediaan kursi sesuai kapal dan rute yang diinginkan.
Terlebih, perjalanan setelah hari libur berpotensi dilakukan secara bersamaan oleh masyarakat yang harus kembali bekerja atau beraktivitas.
Ketersediaan tiket juga dapat berbeda antara satu rute dengan rute lainnya. Karena itu, calon penumpang tidak sebaiknya hanya mengandalkan pembelian tiket mendekati hari keberangkatan.