nasional

Clareesya Sudah Minta Maaf soal Foto ‘Gaya Takbir’, Mengapa Vokalis RoBoKop Tetap Dilaporkan ke Polisi?

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 19:11 WIB
Clareesya Sudah Minta Maaf soal Foto ‘Gaya Takbir’, Mengapa Vokalis RoBoKop Tetap Dilaporkan ke Polisi? (Menyoroti kontroversi yang menjerat vokalis Band RoBoKop, Clareesya dalam festival musik Sounds Project di Ancol, Jakarta Utara. (Instagram.com/@clareesya))

KLIK SAJA - Penyanyi sekaligus vokalis Band RoBoKop, Clareesya, tengah menjadi sorotan setelah unggahan fotonya dalam rangkaian festival musik Sounds Project di Ancol, Jakarta Utara, berujung laporan polisi.

Foto tersebut memperlihatkan Clareesya berpose dengan gerakan tangan yang disebut sebagian pihak menyerupai gaya takbir.

Persoalan itu kemudian berkembang menjadi laporan terkait dugaan tindak pidana terhadap agama.

Di tengah polemik tersebut, Clareesya sebenarnya telah menyampaikan permohonan maaf melalui media sosial pribadinya.

Namun, permintaan maaf tersebut tidak menghentikan proses hukum yang kini masih dalam tahap pendalaman.

Clareesya Dilaporkan ke Polda Metro Jaya

Laporan terhadap Clareesya dilayangkan oleh Muhammad Dimas Saputra ke Polda Metro Jaya pada 13 Agustus 2026.

Baca Juga: Cek Info Arus Balik Kereta Api 18 Agustus 2026: KAI Antisipasi Lonjakan Penumpang Setelah Libur Panjang HUT RI

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto, membenarkan adanya laporan tersebut kepada awak media di Jakarta pada Jumat, 14 Agustus 2026.

"Polda Metro Jaya membenarkan telah menerima laporan polisi terkait dugaan tindak pidana terhadap agama yang dilaporkan oleh Muhammad Dimas Saputra," kata Budi.

Dengan demikian, persoalan unggahan Clareesya kini telah masuk ke ranah hukum meski belum terdapat kesimpulan mengenai unsur pidana dalam perkara tersebut.

Pihak kepolisian masih melakukan pendalaman terhadap laporan yang diterima.

Perkembangan selanjutnya akan bergantung pada hasil penyelidikan terhadap peristiwa yang dilaporkan.

Polisi Mendalami Dugaan Penghinaan terhadap Agama

Polda Metro Jaya menyatakan penyelidik akan mendalami peristiwa yang menjadi dasar laporan terhadap Clareesya.

"Laporan tersebut berkaitan dengan unggahan di media sosial yang diduga bermuatan penghinaan terhadap agama," beber Budi.

Halaman:

Tags

Terkini