nasional

Gempa M7,1 di Kumamoto Jepang, Puluhan Korban Terluka, Bangunan Runtuh, dan BMKG Pastikan Tidak Berdampak ke Indonesia

Kamis, 30 Juli 2026 | 11:52 WIB
Gempa M7,1 di Kumamoto Jepang, Puluhan Korban Terluka, Bangunan Runtuh, dan BMKG Pastikan Tidak Berdampak ke Indonesia (Menyoroti fakta terkini ihwal bencana gempa bumi magnitudo 7,1 di wilayah Kumamoto, Jepang, pada Selasa, 28 Juli 2026. (Instagram.com/@infogempadunia))

Polisi sebelumnya sempat menerima laporan adanya dugaan ledakan di lokasi pusat perbelanjaan tersebut.

Hingga kini, petugas masih melakukan penanganan di sejumlah lokasi terdampak.

Puluhan warga terluka dan sejumlah rumah dilaporkan roboh

Reuters melaporkan salah satu rumah sakit telah merawat lebih dari 50 korban luka.

Baca Juga: Mengapa Mahfud MD Menolak Sayembara Tangkap Begal Dedi Mulyadi? Simak Penjelasan soal Peran Negara dan Risiko Anarki

Sebelumnya, jumlah korban luka telah dikonfirmasi oleh Sanae Takaichi meski belum diumumkan secara resmi.

NHK melaporkan sedikitnya 12 rumah roboh akibat gempa.

"Sejumlah penghuni rumah-rumah yang runtuh itu hingga kini dilaporkan terjebak," tulis NHK dalam laporannya, pada Selasa, 28 Juli 2026.

Korban yang terjebak juga dilaporkan berada di reruntuhan pusat perbelanjaan AEON.

Proses pencarian dan penyelamatan masih terus dilakukan oleh tim gabungan.

Sejumlah wilayah di Pulau Kyushu terdampak gempa dan gangguan listrik

Peringatan darurat masih diberlakukan di sejumlah prefektur di Pulau Kyushu.

Wilayah yang terdampak meliputi Kumamoto, Nagasaki, Kagoshima, Fukuoka, Saga, Oita, dan Miyazaki.

Gempa juga menyebabkan gangguan pada jaringan listrik di kawasan tersebut.

Kyushu Electric Power melaporkan sekitar 40.000 rumah mengalami pemadaman listrik.

Dampak lainnya adalah terganggunya operasional kereta api dan layanan bandara di wilayah terdampak.

Halaman:

Tags

Terkini