nasional

BPJS Kesehatan Geser Pelayanan ke Value-Based Healthcare hingga Tekan Angka Operasi Caesar Demi Tingkatkan Mutu Layanan JKN

Senin, 29 Juni 2026 | 14:07 WIB
BPJS Kesehatan Geser Pelayanan ke Value-Based Healthcare hingga Tekan Angka Operasi Caesar Demi Tingkatkan Mutu Layanan JKN (Dok istimewa )

BPJS Kesehatan Soroti Tingginya Angka Operasi Caesar di Indonesia

BPJS Kesehatan juga menaruh perhatian besar terhadap tingginya angka persalinan melalui operasi caesar di Indonesia.

Berdasarkan data internal, sekitar 51 persen persalinan saat ini dilakukan dengan metode operasi caesar.

Angka tersebut dinilai jauh melampaui batas ideal yang direkomendasikan secara global, yakni sekitar 20 persen.

Prihati Pujowaskito menilai kondisi tersebut menunjukkan tindakan operasi tidak selalu didasarkan pada kebutuhan medis yang mendesak.

Menurutnya, dari setiap sepuluh persalinan, idealnya delapan hingga sembilan ibu hamil dapat melahirkan secara normal secara alami.

Karena itu, BPJS Kesehatan ingin mengembalikan operasi caesar sebagai pilihan terakhir demi keselamatan ibu dan bayi.

Baca Juga: Info Jadwal Pesawat Garuda Indonesia Rute Jakarta – Semarang Periode 1–10 Juli 2026, Lengkap Jam Keberangkatan

BPJS Kesehatan Luruskan Anggapan Soal Operasi Caesar Berulang

Prihati Pujowaskito juga menyinggung anggapan bahwa ibu yang pernah menjalani operasi caesar pasti akan melahirkan dengan metode yang sama pada kehamilan berikutnya.

Menurutnya, pemahaman tersebut tidak sepenuhnya benar dan perlu diluruskan kepada masyarakat.

"Masih ada anggapan one caesarean is always caesarean. Ini keliru," kata Pujo.

Ia menilai keputusan metode persalinan tetap harus berdasarkan kondisi medis masing-masing ibu dan janin.

Dengan pendekatan berbasis bukti, dokter dapat menentukan pilihan persalinan yang paling aman.

Edukasi kepada masyarakat juga dinilai penting agar tidak muncul persepsi yang keliru mengenai persalinan caesar.

Halaman:

Tags

Terkini