KLIK SAJA - Masa libur sekolah dimanfaatkan PT KAI Daop 8 Surabaya untuk menghadirkan pengalaman berbeda bagi pelanggan kereta api.
Salah satunya dengan menyediakan tayangan pertandingan Piala Dunia 2026 di Loko Cafe Stasiun Surabaya Gubeng.
Program ini tidak hanya menjadi hiburan bagi penumpang, tetapi juga mampu meningkatkan kunjungan dan transaksi di area stasiun.
Nonton Piala Dunia 2026 Hadir di Loko Cafe Stasiun Surabaya Gubeng
PT KAI Daop 8 Surabaya menghadirkan tayangan pertandingan Piala Dunia 2026 di Loko Cafe Stasiun Surabaya Gubeng selama masa libur sekolah.
Fasilitas ini menjadi hiburan tambahan bagi pelanggan yang sedang menunggu keberangkatan maupun baru tiba di stasiun.
Kehadiran layar pertandingan membuat suasana stasiun terasa lebih hidup selama ajang sepak bola dunia berlangsung.
Program tersebut juga menjadi bagian dari upaya meningkatkan pengalaman pelanggan saat menggunakan kereta api.
Selain itu, area kafe menjadi tempat berkumpul bagi para pecinta sepak bola yang ingin menikmati pertandingan bersama.
Kehadiran konsep ini memberikan nilai tambah bagi layanan yang disediakan KAI.
Libur Sekolah Mendorong Kenaikan Jumlah Penumpang Kereta
Masa libur sekolah menjadi salah satu periode tersibuk bagi operasional kereta api di wilayah Daop 8 Surabaya.
Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya Mahendro Trang Bawono mengatakan tingginya mobilitas masyarakat menjadi alasan KAI terus meningkatkan pelayanan.
Artikel Terkait
Info Jadwal Bus PO Harapan Jaya 27 – 30 Juni 2026 Rute Solo – Terminal Tirtonadi – Sragen – Terminal Arjosari Malang
Tarif Integrasi Transportasi Umum Rp10 Ribu Berlaku 3 Jam, Begini Cara Naik TransJakarta, MRT, LRT, hingga KRL Lebih Hemat Sekali Jalan
Masih Ada 250.519 Tiket Diskon Kereta Api Libur Sekolah, KAI Ajak Penumpang Pilih Jadwal yang Lebih Sepi Agar Perjalanan Lebih Nyaman
Piala Dunia 2026 Tak Hanya Meriah di Stadion, Sejumlah Maskapai Hadirkan Livery Pesawat Bertema FIFA yang Mencuri Perhatian
Saham GOTO Kembali Jadi Perbincangan, Kutukan Gocap Viral saat Harga Bertahan di Rp50 Meski Buyback Rp3,5 Triliun Disetujui