KLIK SAJA - Kasus dugaan penyimpangan dalam tata kelola Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali menjadi sorotan setelah muncul informasi adanya 41 nama yang diduga meminta titik SPPG.
Nama-nama tersebut disebut muncul dalam pemeriksaan mantan Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sony Sonjaya oleh penyidik Kejaksaan Agung.
Namun, munculnya daftar nama tersebut mendapat perhatian dari Wakil Ketua Komisi III DPR Ahmad Sahroni.
Ia meminta proses hukum tetap fokus pada dugaan tindak pidana utama dan tidak terburu-buru menarik kesimpulan.
Kuasa Hukum Sony Sebut Ada Penambahan Nama dalam Pemeriksaan
Informasi mengenai 41 nama tersebut disampaikan setelah Sony Sonjaya menjalani pemeriksaan oleh penyidik Kejaksaan Agung.
Kuasa hukum Sony menyebut jumlah nama itu bertambah dari daftar sebelumnya.
Penambahan tersebut disebut berasal dari pendalaman data yang diperiksa penyidik.
Data yang diklarifikasi berkaitan dengan dugaan permintaan titik SPPG dalam program MBG.
Namun, sampai saat ini identitas lengkap 41 nama tersebut belum dibuka kepada publik.
Data Percakapan Jadi Bagian dari Pendalaman Penyidik
Dalam proses pemeriksaan, penyidik disebut mengonfirmasi sejumlah data komunikasi yang berkaitan dengan permintaan titik SPPG.
Kuasa hukum Sony menjelaskan bahwa percakapan tersebut diperlihatkan kepada kliennya untuk diklarifikasi.