"(Hal itu) mulai dari penyusunan menu, manajemen kebersihan, distribusi, hingga pengembangan kapasitas," sambungnya.
Namun Takeda menegaskan bahwa sistem tersebut tidak bisa langsung diterapkan secara sama di semua negara.
"Program school meal bukanlah model yang seragam untuk diterapkan secara langsung," terangnya.
"Melainkan inisiatif yang perlu dikembangkan dan disesuaikan dengan konteks masing-masing negara dan wilayah," tukas Takeda.***