KLIK SAJA - Pemerintah mulai memberi perhatian serius terhadap keluhan pelaku UMKM terkait kenaikan biaya layanan marketplace.
Sejumlah platform e-commerce diketahui menaikkan biaya layanan bagi seller sejak Mei 2026.
Kebijakan tersebut memicu kekhawatiran karena dinilai dapat mengurangi margin keuntungan para pelaku usaha kecil.
Menteri UMKM Maman Abdurrahman kemudian menegaskan pemerintah tidak tinggal diam menghadapi persoalan tersebut.
Bahkan, pemerintah disebut sudah memanggil sejumlah marketplace untuk membahas kebijakan biaya layanan.
Marketplace Sempat Serentak Naikkan Biaya Layanan
Beberapa marketplace besar seperti Shopee, Tokopedia, hingga TikTok Shop diketahui menaikkan biaya layanan bagi para penjual pada Mei 2026.
Kebijakan tersebut langsung menjadi sorotan karena dinilai memberatkan seller, terutama pelaku UMKM.
Banyak penjual mengaku margin keuntungan mereka semakin tipis setelah adanya penyesuaian biaya tersebut.
Kondisi itu juga memicu kekhawatiran pelaku usaha kecil yang bergantung pada penjualan daring setiap hari.
Sebagian seller bahkan mulai mengeluhkan kenaikan potongan biaya yang dianggap terlalu besar.
Situasi tersebut akhirnya mendapat perhatian dari pemerintah melalui Kementerian UMKM.
Menteri UMKM Sudah Memanggil Seluruh Marketplace