nasional

Setengah Karung Dibayar Keringat, Kisah Warga Simaninggir Menjemput Bantuan Lewat Jalur Berbahaya

Minggu, 21 Desember 2025 | 18:07 WIB
Setengah Karung Dibayar Keringat, Kisah Warga Simaninggir Menjemput Bantuan Lewat Jalur Berbahaya (Warga Desa Simaninggir, Kecamatan Sitahuis, Tapanuli Tengah harus melewati hutan untuk mengambil bantuan. (Instagram/rizkisiahaan_))

Menembus Hutan Curam dan Jalan Licin Demi Logistik

Perjalanan warga menuju posko bantuan terbilang sangat berbahaya.

Mereka harus melewati hutan dengan beberapa area yang curam.

Tak hanya itu, jalan yang dilalui berupa tanah basah dan licin akibat hujan.

Baca Juga: Bukan Sekadar Viral, Ini Kisah Nyata Ibu di Tapanuli Tengah Bertaruh Tenaga demi Sekantong Sembako

Kondisi ini membuat langkah menjadi rawan tergelincir.

Dalam video yang beredar, tampak warga memanggul bantuan sambil berpegangan pada pohon di sekitarnya.

Setiap langkah harus penuh kehati-hatian. Jalan aspal baru terlihat setelah mereka melewati hutan dan ladang di bagian atas.

Perjuangan ini menjadi gambaran nyata betapa sulitnya distribusi bantuan di wilayah terisolir.

Ibu Tertinggal Rombongan, Tetap Bertahan di Tengah Hutan

Salah satu video yang menyentuh diunggah akun Instagram @rizkisiahaan_ pada Sabtu, 20 Desember 2025.

“Ibu ini tertinggal dari rombongan, perjuangan warga Desa Simaninggir membawa bantuan,” tulis keterangan video tersebut.

Baca Juga: Info Warga Maluku! Jadwal Kapal Pelni KM Pangrango Bulan Januari 2026 Rute Ambon – Banda – Namrole - Saumlaki

Dalam rekaman itu, terlihat seorang ibu tengah beristirahat usai memanggul setengah karung bantuan logistik.

Ia tampak kelelahan namun tetap bertahan di tengah hutan.

Halaman:

Tags

Terkini