Performa positif ini berlanjut sepanjang 2023, bahkan saham BRI menembus level all time high.
Menjelang penutupan tahun, harga saham mencapai Rp5.725 per saham pada 28 Desember 2023.
Kenaikan ini mendorong kapitalisasi pasar BRI ke kisaran Rp867 triliun.
Capaian tersebut semakin mengukuhkan posisi BRI sebagai raksasa perbankan nasional.
Bagi investor, fase ini menjadi bukti kekuatan fundamental jangka panjang.
Fluktuasi 2025 Tak Goyahkan Prospek Jangka Panjang
Sepanjang 2025, pergerakan harga saham BRI memang diwarnai fluktuasi akibat ketidakpastian global dan domestik.
Meski demikian, sejumlah analis menilai fundamental BRI tetap solid. Per September 2025, kapitalisasi pasar BBRI tercatat sebesar Rp591,1 triliun.
Angka ini menempatkan BRI di peringkat 114 bank terbesar di dunia dan keempat di Asia Tenggara.
Posisi tersebut menunjukkan daya saing BRI di level regional dan global.
Kepercayaan pasar terhadap BBRI dinilai masih kuat. Prospek jangka panjang perseroan pun tetap dipandang positif.
Baca Juga: Informasi Kapan Pelaksanaan Operasi Lilin 2025 dan Apa Saja Target Penindakan Pelanggarannya?
Strategi Konsisten Jadi Kunci Kepercayaan Pasar
Corporate Secretary BRI Dhanny menegaskan bahwa perjalanan panjang BRI di pasar modal bukanlah kebetulan.