KLIK SAJA - Liburan seharusnya menjadi ruang istirahat, bukan ladang ketakutan.
Namun, pengalaman pahit justru dialami rombongan wisatawan lansia asal Surabaya saat berkunjung ke Bangsring Underwater, Banyuwangi.
Dugaan pemalakan berkedok “jasa pengawalan bus” ini membuat suasana liburan berubah drastis.
Peristiwa tersebut tak hanya meninggalkan trauma, tapi juga mencoreng citra wisata daerah menjelang musim libur Natal dan Tahun Baru (Nataru).
Baca Juga: Mau Pesta atau Santai? 5 Acara Malam Tahun Baru 2026 di Yogyakarta Ini Bisa Jadi Pilihan
Bus Wisata Dihadang Saat Hendak Pulang, Lansia Ketakutan
Peristiwa pemalakan terjadi bukan saat masuk, melainkan ketika bus rombongan wisatawan hendak meninggalkan kawasan Bangsring Underwater.
Bus tiba-tiba dihadang dua orang yang menghadang laju kendaraan.
Mereka menyatakan bus tidak diizinkan pulang sebelum menyerahkan uang sebesar Rp150 ribu.
Rombongan wisatawan yang mayoritas berusia lanjut sontak panik dan ketakutan.
Situasi ini membuat suasana dalam bus menjadi mencekam dan penuh tekanan psikologis.
Baca Juga: Mengenal Waterfront Kapuas Pontianak, Spot Terbaik Habiskan Tahun Baru di Kota Khatulistiwa
Para wisatawan mengaku merasa terintimidasi oleh cara bicara dan sikap dua orang tersebut. Alih-alih menikmati akhir liburan, mereka justru dicekam rasa cemas.
Kejadian ini menjadi pengalaman traumatis yang tak akan mudah dilupakan.
Artikel Terkait
Kasus WO Ayu Puspita, Polisi Terima 207 Laporan Korban dengan Total Kerugian Rp11,5 Miliar
Info Warga Kalteng! Jadwal dan Tarif Kapal PT Dharma Lautan Utama Rute Kumai ke Surabaya Periode 15-29 Desember 2025
Fakta Mengejutkan Kasus WO Ayu Puspita, Dana Pernikahan Dipakai Jalan-Jalan ke Luar Negeri
Cek Disini! Jadwal dan Tarif Kapal Dharma Lautan Utama Rute Surabaya ke Kumai Periode 16-29 Desember 2025
Prediksi West Ham United Vs Aston Villa, The Villains Pede Hadapi The Hammers di London Stadium