Kisah Pengungsi Aceh Tamiang yang Terharu Hanya Karena Sepiring Nasi Padang: 'Macam Hari Raya'

photo author
- Minggu, 14 Desember 2025 | 18:51 WIB
Kisah Pengungsi Aceh Tamiang yang Terharu Hanya Karena Sepiring Nasi Padang: 'Macam Hari Raya' (Tangkapan layar sukacita seorang pengungsi saat menyantap nasi padang setelah dua minggu hanya mengonsumsi mi instan di posko pengungsian. (Instagram/reziguci))
Kisah Pengungsi Aceh Tamiang yang Terharu Hanya Karena Sepiring Nasi Padang: 'Macam Hari Raya' (Tangkapan layar sukacita seorang pengungsi saat menyantap nasi padang setelah dua minggu hanya mengonsumsi mi instan di posko pengungsian. (Instagram/reziguci))

KLIK SAJA - Bencana banjir yang melanda kawasan Aceh Tamiang membawa dampak yang tak terhitung, termasuk terbatasnya akses terhadap makanan sehari-hari.

Di sejumlah wilayah, warga harus mengungsi ke posko darurat dengan fasilitas yang serba terbatas.

Makanan yang tersedia umumnya disesuaikan dengan kondisi darurat, praktis, dan mudah didistribusikan.

Situasi ini membuat para pengungsi harus beradaptasi dengan menu yang itu-itu saja selama berhari-hari.

Baca Juga: Review Film Mission: Impossible – Ghost Protocol (2011), Ketika Tom Cruise Bergelantungan di Menara Tertinggi Dunia

Bagi sebagian orang, kondisi tersebut mungkin bisa ditoleransi.

Namun bagi lainnya, terutama lansia dan perempuan, kerinduan pada makanan rumahan perlahan berubah menjadi beban psikologis.

Di tengah keterbatasan itu, harapan sering kali datang dari hal-hal yang sangat sederhana.

Momen Bahagia Sederhana di Posko Kota Lintang Bawah

Di tengah keterbatasan posko pengungsian, sebuah momen sukacita sederhana terekam saat seorang pengungsi di Kota Lintang Bawah akhirnya bisa kembali menikmati hidangan yang ia rindukan.

Tidak ada pesta besar atau perayaan meriah dalam momen tersebut.

Baca Juga: Mengenal Surabaya North Quay, Spot Tema Maritim Habiskan Tahun Baru di Kota Pahlawan

Hanya sepiring makanan dan senyum yang tak bisa disembunyikan.

Perasaan gembira itu datang hanya karena sepiring Nasi Padang yang akhirnya bisa dinikmati seorang pengungsi.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Dita Nilan Karlasari

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X