Melalui unggahan Instagram resmi @btn_tessonilo pada Selasa, 16 Desember 2025, kondisi tersebut dibuka ke publik.
"Di sini, kami menemukan ranjau paku yang di taruh di jalan area patroli," kata seorang petugas dalam postingan tersebut.
Diduga Sabotase dengan Niat Mencelakai Satwa Dilindungi
Petugas TN Tesso Nilo menduga ranjau paku itu sengaja ditebar oleh pihak tak bertanggung jawab.
Dugaan ini muncul karena lokasi penempatan paku berada di titik strategis yang sering dilalui gajah.
Bagi petugas, ini bukan sekadar gangguan, tetapi ancaman nyata bagi kelangsungan hidup satwa dilindungi.
Apalagi, penemuan ranjau tersebut bukan kejadian pertama di kawasan itu.
"Ini bentuk sabotase, padahal tujuan kita hanya untuk bumi ini menjadi lebih baik," tambahnya.
Artinya, ada pola yang mengarah pada tindakan sabotase berulang. Hal ini membuat upaya perlindungan satwa semakin berat.
Menjaga Hutan Tak Pernah Mudah
Dalam unggahan yang sama, pihak TN Tesso Nilo mencurahkan isi hati tentang beratnya menjaga hutan lindung.
Mereka mengakui bahwa perjuangan di lapangan selalu penuh tantangan dan risiko.
Saat menyusuri jalur patroli, polisi hutan kerap menemukan ranjau paku yang sengaja ditebar.