KLIK SAJA - Setiap tahun, ada satu pemandangan yang hampir tidak pernah berubah di Semarang, misa malam Natal di Gereja Katedral Santa Perawan Maria Ratu Rosario Suci selalu penuh sesak.
Bahkan sebelum lonceng misa pertama dibunyikan, halaman gereja sudah dipadati umat dari berbagai penjuru kota bahkan yang bukan berasal dari paroki Katedral.
Fenomena ini sudah berlangsung puluhan tahun, dan menariknya, setiap tahun justru semakin ramai.
Ada magnet tersendiri yang membuat orang merasa Natal belum lengkap kalau tidak menginjakkan kaki di bangunan gereja yang berdiri sejak tahun 1927 ini.
Baca Juga: Gua Natal Besar, Pohon Raksasa, Lampu Tematik! Inilah Gereja-Gereja Paling Meriah di Semarang
Berikut beberapa alasan utama kenapa Katedral Semarang selalu jadi “magnet” di malam Natal:
Tradisi Tahunan yang Turun-Temurun
Bagi banyak keluarga Katolik di Semarang, misa malam Natal di Katedral sudah seperti agenda wajib.
Ada yang datang sejak kecil dan kini membawa anak cucu.
Ada pula perantau yang pulang kampung dan menganggap misa di Katedral sebagai momentum pulang spiritual.
Tradisi inilah yang membuat kursi selalu terisi jauh sebelum misa dimulai tidak peduli cuaca atau tahun berapa pun.
Bangunan Bersejarah dengan Atmosfer Sakral
Katedral Semarang dibangun dengan gaya neo-gotik yang kokoh dan megah.