Logika Banjir dan Deforestasi yang Membuat DPR Geleng-Geleng
Usman kemudian menutup rangkaian kritiknya dengan pernyataan sinis yang membuat banyak orang di ruangan terdiam.
Ia menyebut bahwa jika deforestasi benar-benar turun namun banjir tetap terjadi, maka ada yang salah dalam cara memahami penyebab bencana.
Kalimatnya terasa seperti tamparan keras pada kementerian yang mengelola kebijakan kehutanan.
"Justru yang Bapak kata penurunan itu malah banjir, kalau dengan logika itu, kalau gitu jangan kita turunkan Pak deforestasinya, biar aja begitu, supaya enggak banjir," pungkasnya.
Pernyataan tersebut bukan hanya kritik, tapi refleksi dari kebingungan publik.
DPR menuntut kejujuran dalam evaluasi bencana agar langkah mitigasi tidak melenceng dari akar masalah.
Rapat ini pun memperlihatkan bahwa isu kehutanan kini berada dalam sorotan besar yang tak mudah diredam.***