KLIK SAJA - Bencana beruntun di Sumatera kembali memantik diskusi soal tata kelola lingkungan.
Ribuan warga terdampak, ratusan rumah rusak, hingga sejumlah wilayah terisolasi.
Di tengah situasi itu, Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat (Menko PM), Muhaimin Iskandar, mengambil langkah yang tidak sekadar simbolik dengan mengirim surat resmi kepada tiga menteri strategis untuk mengevaluasi total kebijakan pemerintah.
Cak Imin Kirim Surat Resmi ke Tiga Menteri
Langkah pertama yang dilakukan Cak Imin adalah berkirim surat kepada Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia, dan Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurrofiq.
Baca Juga: Di Tengah Ketidakpastian Global, BRI Justru Melesat, Ini 7 Bukti Kuatnya Tata Kelola Mereka
Surat ini bukan basa-basi birokrasi. Isinya evaluasi total, bukan setengah-setengah.
Dalam keterangannya di Bandung, ia menyebut langkah ini sebagai bentuk “taubatan nasuha,” bahasa NU untuk pertobatan total yang benar-benar mengubah cara pandang dan cara kerja.
Ia menegaskan bahwa persoalan bencana tidak bisa lagi diperlakukan sebagai peristiwa musiman.
Evaluasi Menyeluruh dari Hutan, Tata Ruang, hingga Eksploitasi SDA
Cak Imin menilai bahwa bencana yang terjadi bukan hanya soal curah hujan ekstrem.
Ada akar masalah yang lebih dalam kerusakan lingkungan yang dibiarkan terlalu lama.
Karena itu, evaluasinya mencakup hampir semua sektor hulu pengelolaan hutan, pemetaan tata ruang, kontrol terhadap eksploitasi tambang, hingga mitigasi bencana.