nasional

Redenominasi Rupiah Muncul Lagi, Urgen atau Sekadar Wacana Lama yang Diangkat Ulang?

Selasa, 25 November 2025 | 03:24 WIB
Redenominasi Rupiah Muncul Lagi, Urgen atau Sekadar Wacana Lama yang Diangkat Ulang? (Foto ilustrasi - Ekonom Anthony Budiawan soroti rencana redenominasi. (Unsplash/Mufid Majnun))

Lebih dikhawatirkan Anthony adalah daya beli masyarakat bawah bisa tersedot tanpa terasa, dan di sini, kita khawatirkan tingkat kemiskinan akan bertambah,” ujarnya.

Singkatnya, redenominasi mungkin tampak sederhana, tetapi efeknya bisa menetes sampai ke meja makan keluarga kecil.

Wacana Pengalihan

Anthony tak menutupi kecurigaannya bahwa isu redenominasi mungkin hanya menjadi distraksi nasional.

Baca Juga: Di Podium G20, Gibran Bicara Lantang Soal Makan Bergizi Gratis dan Ketahanan Pangan Indonesia

“Kita di Indonesia ini banyak sekali sesuatu itu hanya untuk pengalihan-pengalihan.”** ujarnya.

Apalagi, Bank Indonesia sendiri menegaskan bahwa redenominasi masih jauh dan belum menjadi prioritas.

“Bank Indonesia sendiri kalau nggak salah juga mengatakan kalau ini belum lah.” tambahnya.

Baca Juga: Dari Surabaya ke Jakarta, Suhu Politik PBNU Menghangat: Fakta Lengkap Bantahan Gus Yahya!

Ia memperkirakan dibutuhkan minimal 10 tahun bila redenominasi benar-benar ingin dijalankan.

Namun bagi Anthony, ada pertanyaan besar, apa keuntungan konkret yang didapat? “Saya tidak melihat ada keuntungannya.” tegasnya.

Hal inilah yang memicu publik bertanya apakah isu redenominasi ini sungguh agenda ekonomi atau sekadar pengalih perhatian.***

Halaman:

Tags

Terkini