KLIK SAJA - Ada momen ketika sebuah perkara tidak hanya soal angka, tetapi tentang bagaimana barang-barang yang semestinya tak lagi masuk Indonesia masih bisa melenggang masuk ke ibu kota.
Itulah yang terlihat dalam operasi Polda Metro Jaya yang dimulai pada 11 November di Duren Sawit.
Sebuah truk kedapatan membawa 23 balpres yang disembunyikan rapi, seolah pakaian bekas impor itu sedang melakukan “perjalanan liburan” ke Jakarta.
Dari pengakuan sopir, polisi menemukan dua truk lain yang ternyata sedang parkir manis di pergudangan Padalarang.
Ringkasnya satu info kecil membuka pintu besar pada jaringan yang lebih rumit.
Truk Siluman di Tol Japek dan Temuan 232 Balpres Tambahan
Gelombang kedua penindakan menghadirkan adegan seperti potongan film aksi dua truk terjaring di Km 19 Tol Japek pada 16 November 2025.
Polisi menemukan 232 balpres tambahan yang langsung disita.
Nilai temuan ini cukup membuat alis siapa saja terangkat bukan hanya karena jumlahnya yang masif, tetapi karena memperlihatkan betapa rapi jaringan penyelundup ini mengatur rutenya.
Kombes Edy Suranta Sitepu menyebut, barang-barang itu diduga berasal dari Korea Selatan, China, hingga Jepang.
Singkatnya ‘internasional’, tetapi dalam jalur yang salah.
Modus Operandi Lama dalam Wajah Baru