KLIK SAJA - Gerak terbaru Kejaksaan Agung memeriksa 20 saksi dalam dugaan korupsi pengadaan minyak mentah di Pertamina Energy Trading Limited seperti memantik bara yang lama meredup.
Publik pun kembali bertanya-tanya: seberapa jauh mafia migas ini sebenarnya telah beroperasi?
Kasus Petral memang sejak awal selalu dikaitkan dengan penguasaan pasar minyak nasional yang disebut mengakar dalam sistem.
Dengan status perkara yang resmi naik ke tahap penyidikan sejak Oktober 2025, ekspektasi publik terasa makin menggantung di udara.
Namun hingga kini, belum ada satu pun tersangka diumumkan meski pemeriksaan berlangsung intensif.
Kondisi ini menciptakan semacam rasa penasaran kolektif, apakah penyidikan kali ini benar-benar akan menembus tembok yang selama ini terasa kebal?
Kemunculan Mahfud MD dan Sudirman Said yang Mengubah Suasana
Ketertarikan publik mendadak melonjak setelah komentar keras Mahfud MD dan Sudirman Said muncul dalam siniar YouTube Mahfud MD Official.
Keduanya menilai penyidikan terbaru ini mungkin jadi momentum untuk membongkar kembali jaringan mafia migas yang sejak dulu dianggap “tidak tersentuh”.
Pada titik inilah suasana berubah, publik mulai melihat bahwa kasus Petral mungkin tidak lagi berjalan dalam lorong gelap.
Baca Juga: Natalius Pigai: Semua Menteri Gajinya Sama, Jadi Uang Tambahnya dari Mana?
Ada harapan baru, sekaligus tanda tanya besar, apakah komentar dua tokoh ini akan menggoyang struktur yang selama ini kokoh?
Suasana publik jadi mirip menonton babak baru drama lama yang akhirnya bergerak maju.