Sinyal ini membuat publik makin penasaran, siapa sebenarnya yang sedang diburu penyidikan?
'Invisible Hand' ala Mafia Migas: Jejak Lama yang Kembali Terbaca
Dalam episode lain yang tayang pada 15 Juli 2025, Sudirman Said mengungkap cerita panjang soal dominasi satu kelompok bisnis yang diduga dikendalikan Riza Chalid sejak 2008.
Ia menyebut penguasaan kontrak minyak pernah mencapai 70 persen ke satu grup saja angka yang tak mungkin terjadi tanpa intervensi.
Baca Juga: Rakyat Harus Dilindungi! Suara Warga Tambak Agung Menggema di DPRD Banyuwangi soal Tambang PT BSI
"Itu tidak mungkin terjadi tanpa intervensi…," ujarnya.
Baca Juga: Di DPRD Banyuwangi, Suara Warga Menggema: CSR Harus Dibuka, Bukan Disembunyikan
Ia juga menegaskan bahwa pembubaran Petral bukanlah akhir, karena sistemnya masih dikuasai kelompok yang sama.
"Nama saja yang berubah tapi sistem dan penguasaan tetap mereka," tegasnya.
Pada titik ini, publik seperti melihat pola lama yang selama ini dianggap hanya rumor, kini muncul dalam bentuk yang lebih terang.
Jika penyidikan kali ini benar-benar tuntas, Sudirman menyebutnya sebagai langkah maju melawan “invisible hand” yang selama ini nyata tapi tak tersentuh.***
Artikel Terkait
BRI Peduli Salurkan Ratusan Ambulans, Perkuat Infrastruktur Kesehatan Indonesia di Hari Kesehatan Nasional 2025
Informasi Jadwal & Tarif Kapal Dharma Lautan Utama Rute Kumai ke Semarang Periode 15 – 30 November 2025
Info Jadwal & Tarif Kapal Dharma Lautan Utama Rute Semarang Ke Kumai Periode 16 – 29 November 2025
Dari Gudang Gelap hingga Kebijakan Baru, Drama Panjang Baju Impor Ilegal dan Langkah ‘Cacah, Bukan Bakar’ ala Purbaya
Kasus Keracunan MBG Melonjak, DPR dan Pemerintah Perkuat Pengawasan Apa Saja Temuannya?