“Kita akan melibatkan balai-balai pelatihan negeri maupun swasta untuk bisa terserap dengan kebutuhan pasar kerja,” ujar Cak Imin.
Revitalisasi Sekolah Vokasi dan Kurikulum Kerja
Presiden bahkan memberi arahan untuk merevitalisasi sekolah-sekolah vokasi dan menyesuaikan kurikulum pendidikan nasional agar berorientasi pada dunia kerja.
Termasuk, menambahkan bahasa asing seperti Inggris dan Arab sebagai bagian dari kewajiban sekolah.
“Perintah Presiden untuk revitalisasi sekolah vokasi, kurikulum dan pengelolaan pendidikan berorientasi menghadapi serapan lapangan kerja. Selain bahasa Indonesia, bahasa Inggris dan Arab juga menjadi kewajiban sekolah,” kata Cak Imin.
Strategi ini diharapkan tidak hanya meningkatkan kompetensi lulusan, tapi juga menyediakan tenaga kerja yang siap bersaing di pasar global, sekaligus membuka peluang baru untuk pengentasan kemiskinan melalui pendidikan berkualitas.***