“Kita akan melibatkan balai-balai pelatihan negeri maupun swasta untuk bisa terserap dengan kebutuhan pasar kerja,” ujar Cak Imin.
Revitalisasi Sekolah Vokasi dan Kurikulum Kerja
Presiden bahkan memberi arahan untuk merevitalisasi sekolah-sekolah vokasi dan menyesuaikan kurikulum pendidikan nasional agar berorientasi pada dunia kerja.
Termasuk, menambahkan bahasa asing seperti Inggris dan Arab sebagai bagian dari kewajiban sekolah.
“Perintah Presiden untuk revitalisasi sekolah vokasi, kurikulum dan pengelolaan pendidikan berorientasi menghadapi serapan lapangan kerja. Selain bahasa Indonesia, bahasa Inggris dan Arab juga menjadi kewajiban sekolah,” kata Cak Imin.
Strategi ini diharapkan tidak hanya meningkatkan kompetensi lulusan, tapi juga menyediakan tenaga kerja yang siap bersaing di pasar global, sekaligus membuka peluang baru untuk pengentasan kemiskinan melalui pendidikan berkualitas.***
Artikel Terkait
Bridgewater Ingatkan Investor Tentang Risiko Tersembunyi dalam Reli AI
Info Penting! Jadwal & Harga Tiket Kapal Pelni KM Leuser Periode November 2025, Lengkap Linknya!
BRI Rayakan Semangat Sumpah Pemuda Lewat Program Pengusaha Muda BRILiaN 2025, Cetak UKM Naik Kelas di Seluruh Indonesia
Dari Meja Proyek ke Meja Kafe, Gubernur Riau Tersandung Jatah Preman Anggaran dan Pola Korupsi yang Tak Pernah Usai
Di Tengah Duka, Takhta Tak Pernah Kosong: Kanjeng Gusti Hamangkunegoro Resmi Jumeneng Sebagai Pakoe Boewono XIV