Presiden Lee Jae Myung menyampaikan apresiasi terhadap kemajuan kolaborasi kedua negara, khususnya dalam proyek KF-21 yang menjadi simbol kemitraan strategis di bidang pertahanan dan teknologi tinggi.
"Proyek KF-21 mencerminkan kepercayaan dan kerja sama jangka panjang antara kedua negara," ungkap Lee dalam pertemuan tersebut.
Indonesia dijadwalkan menerima prototipe kelima KF-21 Boramae pada akhir 2026, sementara Korea Selatan menargetkan produksi 40 unit pada 2028 dan meningkat menjadi 120 unit pada 2032.
Jet tempur multiperan ini mampu mencapai kecepatan Mach 2 dan dilengkapi sistem avionik canggih serta kemampuan siluman yang lebih baik dibanding pesawat generasi keempat lainnya.***