Indonesia dan Korsel Sepakat Lanjutkan Proyek Jet Tempur KF-21

photo author
- Minggu, 2 November 2025 | 14:01 WIB
Indonesia dan Korsel Sepakat Lanjutkan Proyek Jet Tempur KF-21 (Foto: Dok. Muchlis Jr - Biro Pers Sekretariat Presiden)
Indonesia dan Korsel Sepakat Lanjutkan Proyek Jet Tempur KF-21 (Foto: Dok. Muchlis Jr - Biro Pers Sekretariat Presiden)

KLIK SAJA - Presiden Prabowo Subianto dan Presiden Korea Selatan Lee Jae Myung sepakat melanjutkan kerja sama pengembangan jet tempur KF-21 Boramae dalam pertemuan bilateral di sela Konferensi Tingkat Tinggi APEC 2025 di Gyeongju, Korea Selatan, Sabtu (1/11/2025).

Kesepakatan ini menandai komitmen bersama untuk memperkuat kemitraan strategis di bidang pertahanan, meskipun negosiasi teknis masih berlanjut terkait aspek ekonomi dan skema pembiayaan.

"Kami akan terus membahas tindak lanjut proyek KF-21. Para negosiator masih terus bekerja, dan tentu saja, negosiasi selalu bergantung pada aspek ekonomi, harga, dan skema pembiayaan," ujar Prabowo dalam pertemuan tersebut.

Baca Juga: Laba Petrochina Kuartal Ketiga Turun 3,9% Akibat Harga Minyak yang Lebih Rendah

Presiden menegaskan bahwa para menteri dan tim teknis kedua negara akan melanjutkan diskusi detail mengenai proyek sensitif ini.

Kemajuan Setelah Penundaan Pembayaran

Proyek kolaborasi KF-21 Boramae yang dimulai pada 2015 dengan nilai total 8,1 triliun won (sekitar Rp 95,32 triliun) sempat mengalami hambatan akibat penundaan pembayaran dari Indonesia.

Dari komitmen awal menanggung 20 persen atau 1,7 triliun won, Indonesia kemudian mengajukan penyesuaian menjadi 600 miliar won pada 2024.​

Baca Juga: Megawati Pertanyakan Urgensi Proyek Kereta Cepat Whoosh, Hasto Beberkan Alasannya

Pemerintah Korea Selatan telah menyetujui pengurangan kontribusi Indonesia tersebut, dengan kekurangan biaya sebesar 470 miliar won (322,2 juta USD) ditanggung bersama oleh pemerintah Korea Selatan dan Korea Aerospace Industries (KAI).

Kementerian Pertahanan Indonesia menegaskan bahwa penyesuaian pembayaran ini sesuai dengan manfaat yang diterima, mengingat tidak semua kegiatan transfer teknologi dapat diikuti teknisi Indonesia.​

Pencapaian dan Prospek Masa Depan

Kerja sama ini telah menunjukkan hasil nyata dengan pilot TNI Angkatan Udara, Kolonel Ferrel Rigonald, berhasil melakukan uji terbang prototipe KF-21 pada 27 Juni 2025 di Pangkalan Udara Sacheon.

Pencapaian ini mencerminkan transfer teknologi dan peningkatan kapabilitas sumber daya manusia pertahanan Indonesia dalam program jet tempur generasi 4,5 tersebut.​

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Vicky Hayden Alzaini

Sumber: Berbagai Sumber

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X