Megawati Pertanyakan Urgensi Proyek Kereta Cepat Whoosh, Hasto Beberkan Alasannya

photo author
- Minggu, 2 November 2025 | 12:39 WIB
Megawati Pertanyakan Urgensi Proyek Kereta Cepat Whoosh, Hasto Beberkan Alasannya (Sekjen PDIP, Hasto Kristiyanto, turut buka suara soal Whoosh yang dimulai era Jokowi. (Instagram/keretacepat_id))
Megawati Pertanyakan Urgensi Proyek Kereta Cepat Whoosh, Hasto Beberkan Alasannya (Sekjen PDIP, Hasto Kristiyanto, turut buka suara soal Whoosh yang dimulai era Jokowi. (Instagram/keretacepat_id))

KLIK SAJA - Hasto Kristiyanto Ungkap Megawati Pernah Pertanyakan Proyek Kereta Cepat Whoosh ke Jokowi

Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto, angkat bicara terkait proyek Kereta Cepat Jakarta–Bandung (KCJB) atau Whoosh.

Hasto mengungkapkan bahwa Ketua Umum PDI-P, Megawati Soekarnoputri, pernah menanyakan langsung kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengenai alasan di balik pelaksanaan proyek tersebut.

Menurut Hasto, Megawati menilai pemerintah seharusnya lebih mengutamakan kebijakan yang berhubungan dengan kebutuhan dasar rakyat.

Baca Juga: Kolaborasi IFG Bersama Lembaga Negara Warnai Synergy Day 2025 dengan Semangat 'Respect Connect Us'

Ia menyebut Megawati telah beberapa kali mengingatkan Jokowi agar memprioritaskan program yang berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat.

Lebih lanjut, Hasto menegaskan bahwa proyek Whoosh bukan termasuk kebutuhan mendesak rakyat, bahkan Megawati sempat menyinggung kemungkinan adanya perubahan arah kebijakan pemerintah terkait proyek tersebut.

“Saya menjadi saksi, bagaimana Ibu Mega berulang kali menyampaikan bahwa apakah rakyat memerlukan kereta api cepat tersebut,” ujar Hasto kepada wartawan setelah ziarah di makam Bung Karno di Blitar, Jawa Timur pada Sabtu, 1 November 2025.

“Kebutuhan-kebutuhan rakyat (itu) untuk pendidikan, bendungan para petani, kemudian menyediakan pupuk pada masa tanam itu jauh lebih penting termasuk kebutuhan pendidikan, membangun daya bangsa kita,” lanjutnya.

Hasto juga menyebut bahwa saat itu sudah melihat adanya perubahan arah kebijakan yang mungkin terjadi selama pengerjaan proyek Whoosh.

“Saat itu kita lihat ada beberapa perubahan-perubahan kebijakan yang dimulai dari tidak adanya jaminan negara, kemudian berubah ternyata ada jaminan negara,” tambahnya.

Baca Juga: Dalam Peringatan KAA, Megawati Ceritakan Kisah Bung Karno yang Tak Dimakamkan di Kalibata

Ia juga menyebut bahwa penguasaan teknologi yang digunakan dalam Whoosh akan terasa lebih bermakna jika dikerjakan oleh anak bangsa sendiri.

Hasto Ungkap Usulan Megawati soal Double Track Kereta Api

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Dita Nilan Karlasari

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X