nasional

Perundungan Diduga Jadi Pemicu Tragedi Mahasiswa UNUD, Kepolisian Denpasar Buka Penyelidikan Menyeluruh Kematian Timothy

Minggu, 19 Oktober 2025 | 21:57 WIB
Perundungan Diduga Jadi Pemicu Tragedi Mahasiswa UNUD, Kepolisian Denpasar Buka Penyelidikan Menyeluruh Kematian Timothy (Menyoroti fakta terkini terkait kasus perundungan yang membayangi peristiwa kematian Timothy Anugerah di Universitas Udayana. (X.com/@aska))

KLIK SAJA - Kasus meninggalnya mahasiswa Universitas Udayana (UNUD) yang bernama Timothy Anugerah Saputra (22) terus berkembang dan menjadi perhatian serius.

Peristiwa tragis yang terjadi pada hari Rabu, 15 Oktober 2025, ini kini menyita perhatian publik setelah muncul indikasi kuat adanya aksi perundungan yang dialami korban sebelum ia menghembuskan napas terakhir.

Awalnya, keluarga Timothy sempat memilih bungkam terkait tragedi ini.

Namun, untuk menuntut keadilan atas meninggalnya sang putra, keluarga kini telah mengambil langkah resmi dengan menempuh proses hukum.

Baca Juga: Daster Naik Kelas Jadi Fashion Elegan, Kisah Findy Melalui UMKM Binaan BRI 'Findmeera' Wujudkan Pemberdayaan Perempuan dari Rumah

Menindaklanjuti laporan tersebut, Kepolisian Denpasar secara resmi telah memulai penyelidikan komprehensif.

Tujuan penyelidikan ini adalah untuk menyingkap seluruh fakta di balik penyebab kematian mahasiswa berusia dua puluh dua tahun tersebut.

Kepala Seksi Hubungan Masyarakat Polresta Denpasar, Komisaris Polisi I Ketut Sukadi, memastikan komitmen pihak kepolisian.

Ia dengan tegas menyatakan bahwa mereka akan berupaya keras menemukan titik terang mengenai musabab tragedi kematian Timothy dari gedung kampus UNUD tersebut.

Pihak kepolisian berjanji akan mengusut tuntas kasus yang diduga melibatkan perundungan ini.

“Tentunya polisi dalam melakukan serangkaian penyelidikan kejadian itu untuk menemukan titik terang apakah korban memang bunuh diri atau ada unsur kecelakaan atau seperti apa masih ada pendalaman dari Polsek Denpasar Barat,” kata Sukadi dalam keterangan resminya di Denpasar, Bali, pada Minggu, 19 Oktober 2025.

Baca Juga: Hadiah Personal di Hari Jadi ke-74: Jurnalis Istana, Berikan Lego Miniatur Konferensi Pers Teringat Kemurahan Hati Prabowo di Rusia

Polisi Tetap Selidiki Meski Keluarga Sempat Ikhlas

Sukadi menjelaskan, pihaknya tetap menyelidiki kasus ini meski keluarga korban sempat menyatakan tidak ingin melapor.

Halaman:

Tags

Terkini