Terlihat gemerlap cahaya lilin yang bertebaran di lokasi jatuhnya Timothy saat insiden memilukan itu terjadi.
Sejumlah orang yang mengelilingi titik itu terlihat menundukkan kepala seolah memberikan penghormatan terakhir kepada sang mahasiswa yang diduga menjadi korban perundungan tersebut.
Di sisi lain, hal yang tak kalah memilukan bagi sebagian publik, yaitu adanya rencana kuliah yang sempat dibagikan Timothy.
Mimpi Sederhana Timothy Anugerah
Beredar di media sosial, secarik tulisan mimpi Timothy tentang rencana kuliahnya selama semester 1 sampai 8 di kampus UNUD.
"Semester 1: belajar keadaan sekeliling kuliah. Mengenalkan diri ke sesama rekan mahasiswa," demikian tertulis dalam potret yang dibagikan ulang oleh akun Instagram @pembasmi.kehaluan.reall, pada Sabtu, 18 Oktober 2025.
Disebutkan pula, pada semester 2, Timothy mengaku ingin mencari teman, mengikuti sebuah organisasi kuliah, dan mengikuti pertandingan.
Keinginan "mencari teman" kembali dituliskan Timothy dalam rencana kuliahnya pada semester 3.
"Semester 3: Mencari teman, mengikuti organisasi. Semester 4: mengikuti organisasi non-kuliah," lanjut tulisan tersebut.
Pada bagian akhir, tertulis mimpi Timothy yang ingin menyelesaikan kuliah tepat waktu pada semester 8.
"Tugas akhir (Skripsi, karya tulis ilmiah), wisuda, mencari pekerjaan," tutupnya.
Kepergian Timothy dalam bayang-bayang kasus perundungan itu kini menyisakan renungan mendalam bagi publik di Tanah Air.
Terlebih, kebaikan sosoknya yang tak pernah pergi dari benak hati ibundanya.