KLIK SAJA - Pemerintah Indonesia secara resmi meluncurkan sebuah program ambisius yang dinamakan Magang Lulusan Perguruan Tinggi, atau lebih dikenal sebagai program Magang Bergaji.
Inisiatif strategis ini merupakan salah satu komponen kunci dari paket stimulus ekonomi yang difokuskan pada kuartal IV tahun 2025.
Tujuan utama dari program ini adalah untuk mengatasi tantangan pengangguran di kalangan anak muda dan secara signifikan memperluas kesempatan kerja.
Selain itu, program ini juga ditujukan untuk meningkatkan kualitas dan produktivitas tenaga kerja muda yang baru lulus.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, menegaskan bahwa peluncuran program Magang Bergaji ini adalah realisasi dari arahan langsung Presiden RI, Prabowo Subianto.
Arahan tersebut bertujuan ganda: mempercepat proses penyerapan tenaga kerja baru di pasar kerja, dan pada saat yang sama, memperkuat daya saing yang dimiliki oleh para lulusan perguruan tinggi ketika mereka memasuki dunia industri.
Pemerintah menargetkan bahwa program ini akan mengakomodasi total 100 ribu peserta magang hingga akhir tahun 2025.
Antusiasme dari sektor swasta dan korporasi terbukti sangat tinggi.
Hingga saat konferensi pers dilaksanakan pada Jumat (17/10) di Kantor Pos Indonesia, Cikini, tercatat sudah ada 1.666 perusahaan yang aktif berpartisipasi dalam program ini.
Jumlah ini menunjukkan dukungan signifikan dari berbagai pihak industri.
Berdasarkan data yang disampaikan oleh Airlangga Hartarto, perusahaan-perusahaan tersebut secara kolektif telah menyediakan 26.181 posisi magang yang siap diisi.
Menariknya, respons dari para pencari kerja jauh melampaui kuota yang tersedia; total pendaftar yang melamar untuk posisi-posisi ini telah mencapai angka 156.159 orang.