nasional

Dulu Buat Kalangan Ningrat, Kini Sekolah Rakyat yang Diusung Prabowo Justru untuk Keluarga Tak Mampu

Senin, 6 Januari 2025 | 06:34 WIB
Dulu Buat Kalangan Ningrat, Kini Sekolah Rakyat yang Diusung Prabowo Justru untuk Keluarga Tak Mampu (Presiden RI, Prabowo Subianto yang berencana bangun ‘Sekolah Rakyat’ di Indonesia. (Instagram.com/@prabowo))

KLIK SAJA - Presiden Prabowo Subianto berencana untuk mendirikan sekolah rakyat yang ditujukan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu.

Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat, Muhaimin Iskandar, yang akrab disapa Cak Imin, menjelaskan bahwa inisiatif Prabowo untuk mendirikan sekolah rakyat ini berada di bawah pengawasan Kementerian Sosial.

“Presiden juga berkeinginan untuk mendirikan sekolah khusus bagi anak-anak yang berasal dari keluarga tidak mampu, namun tetap di bawah bimbingan orang tua secara langsung dalam lingkungan sekolah rakyat,” ungkap Cak Imin kepada wartawan di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat pada hari Jumat, 3 Januari 2025.

Cak Imin menambahkan bahwa program sekolah rakyat ini saat ini masih dalam tahap percobaan di tiga lokasi di wilayah Jabodetabek.

Baca Juga: CEK DISINI! Hitung Mundur Berapa Lama Lagi Ramadhan 2025?

"Baru tiga titik dahulu. Jabodetabek," sebut Cak Imin.

Sekolah rakyat itu akan mengutamakan siswa dari keluarga tidak mampu dan tergolong miskin ekstrem.

Terkait jenjang pendidikan, Cak Imin menekankan sekolah rakyat tersebut akan berbentuk seperti sekolah asrama (boarding school) sehingga gizi siswa dapat terjamin.

"Sebetulnya yang diutamakan boarding school-nya yang paling penting sehingga gizinya tertangani," tegasnya.

Baca Juga: Hari HAM Nelayan dan Masyarakat Sipil Diperingati Setiap Tanggal 13 Januari, Simak Tujuan dan Alasan Memperingatinya!

Di sisi lain, pemerintah masih terus menguji coba sekolah rakyat tersebut tanpa dipungut biaya.

Berkaca dari hal itu, kini pendidikan di Indonesia dapat dimulai dari Taman Kanak-Kanak (TK), kemudian siswa melanjutkan ke Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP), dan Sekolah Menengah Atas (SMA).

Pendidikan di Indonesia pada masa sekarang juga telah menjadi hak masyarakat dan bukan hanya keistimewaan para kaum bangsawan.

Jika menilik sejarah pada masa lalu, maka akan tampak masa penjajahan Belanda dan Jepang yang membangun sekolah hanya dikhususkan bagi kaum elit di Indonesia.

Halaman:

Tags

Terkini