Penumpang membutuhkan waktu untuk mengurus tiket, bagasi, toilet, makan atau kebutuhan anak lainnya sebelum boarding.
Anak juga mungkin membutuhkan waktu lebih lama ketika harus berjalan melewati area bandara yang luas.
Karena itu, daripada terburu-buru, lebih baik menyediakan waktu cadangan.
Datang lebih awal bukan hanya soal menghindari ketinggalan pesawat, tetapi juga membuat perjalanan lebih tenang.
Kapan Sebaiknya Datang Lebih Awal dari 2–3 Jam?
Ada kondisi tertentu yang membuat penumpang sebaiknya menambah waktu.
Contohnya:
- Musim liburan
- Akhir pekan
- Libur panjang
- Arus mudik dan arus balik
- Penerbangan internasional
- Bandara besar dan ramai
- Membawa banyak bagasi
- Bepergian bersama anak
- Belum pernah menggunakan bandara tersebut
- Menggunakan transportasi umum menuju bandara
Dalam situasi tersebut, datang 30–60 menit lebih awal dari patokan normal bisa memberikan ruang waktu tambahan.
Jangan Hanya Berpatokan pada Jam Pesawat
Salah satu kesalahan penumpang adalah menganggap jadwal keberangkatan sebagai batas terakhir untuk tiba di bandara.
Padahal, terdapat batas waktu check-in, bag drop dan boarding.
Maskapai dapat menutup proses tertentu sebelum jadwal keberangkatan pesawat.
Contohnya, Garuda Indonesia mencantumkan batas waktu check-in dan bag drop tertentu sebelum penerbangan, sehingga penumpang perlu mengikuti ketentuan maskapai masing-masing.
Karena itu, selalu baca informasi yang tercantum pada tiket dan lakukan pengecekan aturan maskapai sebelum berangkat.
Tips Agar Tidak Ketinggalan Pesawat
Beberapa langkah sederhana bisa membantu perjalanan menjadi lebih aman:
Artikel Terkait
Mau Naik KM Awu? Cek Jadwal Surabaya - Benoa - Bima - Waingapu - Ende - Kupang - Kalabahi 22 – 31 Agustus 2026
Cek Sebelum Berangkat! Jadwal KM Lambelu Periode 24–30 Agustus 2026 Rute Makassar - Baubau - Maumere - Larantuka - Balikpapan - Tarakan
Kirim Bantuan Gempa NTT Gratis Lewat Kapal Pelni, Ini Syarat dan Posko Pengirimannya
Kronologi Anak 9 Tahun Diserang Pitbull di Bandung 23 Agustus 2026, Anjing Lepas Saat Dijemur hingga Korban Jalani Operasi
Kasus Dugaan Penipuan Ruben Onsu Rp3,5 Miliar Terungkap, Ini Penjelasan Pengacara soal Pinjaman yang Berubah Menjadi Kerja Sama