Padahal menurut pengunggah, harga produksi roti saat itu berada di angka Rp3.000.
“Tanggal 9 April diminta kasih harga roti Rp1.500 padahal harga aslinya Rp3.000, tapi nota tetap harus ditulis 3.000,” tulisnya.
“Habis itu semua chat hilang ditarik. Semalam chat lagi, ternyata masih juga nego harga roti,” sambungnya.
Ada Dugaan Permintaan Mengubah Kualitas Produk
Dalam percakapan yang dibagikan, pihak yang diduga berasal dari SPPG disebut memberikan sejumlah opsi.
Salah satunya adalah mengurangi ukuran roti serta menggunakan bahan yang lebih murah.
“Minta harga Rp1.500 per biji, dikurangi aja ukurannya bu, pakai tepung dan susu curah enggak apa-apa,” tulis pesan yang dikirim pihak SPPG.
Pihak vendor kemudian menolak karena khawatir kualitas makanan turun.
“Minta harga Rp1.500, tapi di nota ditulis Rp3.000. Enggak bisa ya, bu?” lanjutnya.
Vendor mengaku tidak tega jika makanan tersebut dikonsumsi anak-anak.
“Saya yang enggak tega jualnya kalau gitu, apalagi buat dimakan anak-anak nantinya. Cari vendor lain aja teh, saya belum bisa kalau begitu,” jawab penjual.
Baca Juga: Viral Video Perangkat Desa Geruduk Kantor Camat Selogiri, Apa Penyebab Fredy Sasono Didemo?
Pengunggah Sebut Sudah Melapor ke Pihak Berwenang
Setelah unggahannya viral, pengunggah memberikan klarifikasi lanjutan.
Ia menyebut belum dapat membuka identitas SPPG yang disebut dalam percakapan.
Artikel Terkait
Cek Info Lengkap Jadwal Bus Primadona Rute Maros - Pangkep - Barru - Parepare - Sidrap - Palopo - Luwu Timur - Sorowako Edisi 1 - 15 Juni 2026
PELNI Berikan Diskon Tiket Kapal 30 Persen Libur Sekolah 2026, Targetkan 693 Ribu Penumpang, Cek Cara Pesan dan Jadwal Kapal Terbaru
Promo Tiket Kereta Api KAI Juni 2026 Diskon 30 Persen untuk KA Ekonomi Komersial, Simak Cara Dapat Tiket Murah Libur Sekolah
Teknologi Rubber Crossing Plate Buatan BRIN dari Karet Alam, Cara Baru Meningkatkan Keamanan Perlintasan Kereta Sebidang di Indonesia
Harga Tiket Pesawat Libur Sekolah 2026 Mulai Naik, Ini Cara Mendapatkan Tarif Ekonomi dan Bisnis Lebih Murah Akhir Juni