KLIK SAJA - Kasus dugaan tindak pidana perdagangan orang (TPPO) yang dialami delapan warga Karawang, Jawa Barat, mendadak ramai diperbincangkan publik di media sosial.
Kasus tersebut mencuat setelah unggahan akun Instagram @halokrw pada Kamis, 7 Mei 2026, menyoroti dugaan eksploitasi tenaga kerja berkedok penyaluran kerja ke Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatera Selatan.
Para korban diketahui sempat tergiur tawaran kerja dengan iming-iming gaji besar dan fasilitas lengkap dari seorang mandor asal Lampung.
Namun, kondisi yang mereka alami di lokasi kerja disebut jauh berbeda dari janji awal.
Berawal dari Tawaran Kerja Bergaji Besar
Kasus ini bermula saat delapan warga Karawang mendapatkan tawaran pekerjaan di perkebunan wilayah Kabupaten OKI, Sumatera Selatan.
Mereka dijanjikan pekerjaan dengan sistem harian dan bayaran yang dianggap menggiurkan.
Tawaran tersebut datang dari seorang mandor asal Lampung yang merekrut pekerja dari Karawang.
Dalam unggahan Instagram @halokrw disebutkan bahwa para korban akhirnya berangkat menuju lokasi kerja karena tergoda penghasilan besar.
"Mereka (8 warga Karawang) sempat berangkat ke Kabupaten OKI, Sumatera Selatan," tulis postingan tersebut.
Situasi ekonomi dan harapan mendapat pekerjaan layak membuat para korban memutuskan menerima tawaran tersebut tanpa banyak curiga.
Dijanjikan Gaji Rp420 Ribu dan Fasilitas Gratis
Salah satu korban bernama Dede Erwin (45) mengungkapkan bahwa dirinya bersama rekan-rekan lain dijanjikan gaji hingga Rp420 ribu per hari.
Artikel Terkait
Walid Versi Pati! Oknum Kiai Pengasuh Ponpes di Tlogowungu Cabuli Puluhan Santriwati, Bahkan Ada yang Hamil!
Nyentrik! Mahasiswa UMBY Tunggangi Sapi Jantan Saat Menuju Acara Wisuda Kelulusan
Viral Tabrak Lari Pajero di Kalimalang Jakarta Timur dan Pedagang Buah Ditabrak Saat Menyeberang di Zebra Cross
Kebakaran Metro Sport Center Semarang, Korban Terjebak di Lantai 3 Dievakuasi Damkar, Video Detik-Detik Penyelamatan Viral di Instagram
Tragedi Sungai Kemaceak Lebong, Air Bah Datang Mendadak Hanyutkan 8 Pelajar, Video Viral Tunjukkan Detik-Detik Korban Berjuang di Arus Deras