Gus Miftah Buka Puasa di Colosseum Jakarta: 7 Pelajaran Dakwah untuk Pekerja Hiburan Malam, Baca Selengkapnya!

photo author
- Rabu, 25 Februari 2026 | 10:51 WIB
Gus Miftah Buka Puasa di Colosseum Jakarta: 7 Pelajaran Dakwah untuk Pekerja Hiburan Malam, Baca Selengkapnya!
Gus Miftah Buka Puasa di Colosseum Jakarta: 7 Pelajaran Dakwah untuk Pekerja Hiburan Malam, Baca Selengkapnya!

KLIK SAJA - Selasa, 24 Februari 2026, Gus Miftah kembali ke “habitat” dakwahnya yang unik: mendatangi mereka yang jarang disentuh, pekerja hiburan malam 1001 Hotel dan Colosseum Jakarta.

Meski lokasi ini terdengar tak lazim untuk kegiatan keagamaan, Gus Miftah percaya di sinilah dakwah harus hadir.

Berikut 7 hal menarik dari momen buka puasa bersama yang penuh empati ini.

1. Dakwah di Tempat Tak Biasa

Gus Miftah memilih lokasi seperti klub malam untuk menunjukkan bahwa spiritualitas bisa hadir di mana saja.

Baca Juga: Info Mudik Gratis BUMN 2026 Bersama Perum Bulog Dibuka 26 Februari Tujuan Ke Jateng – Jatim – Lampung - Sumsel

Colosseum Jakarta, yang pernah masuk daftar Top 100 Clubs dunia, menjadi saksi tausiah dan buka puasa unik ini.

Baginya, dakwah tidak harus menunggu di masjid.

Pesan ini sederhana namun mengena, Tuhan bisa ditemui di mana pun.

Pekerja hiburan malam mendapat kesempatan refleksi spiritual dalam suasana yang jarang mereka rasakan.

2. Allah Tidak Memanggil Pendosa

Baca Juga: Informasi Pendaftaran Mudik Gratis BUMN 2026 Bersama Bank Mandiri Dibuka 3 Maret Tujuan Surabaya – Yogya – Solo - Cilacap – Bukittinggi

Dalam tausiah, Gus Miftah menekankan dakwah tanpa menghakimi.

“Allah tidak memanggil manusia dengan sebutan ‘pendosa’, melainkan ‘hamba-Ku’,” ujarnya. Pesan ini diberikan agar pekerja hiburan malam tidak merasa terasing dari rahmat Tuhan.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Dita Nilan Karlasari

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X