“BNN juga telah melakukan upaya pemutusan mata rantai produksi narkotika melalui eradikasi ladang ganja pada tahun 2025,” ungkap Suyudi.
Upaya tersebut dilakukan di sejumlah wilayah rawan penanaman ganja.
“BNN telah memusnahkan ladang tanaman ganja seluas 127.800 meter persegi dengan total sebanyak 224.500 batang tanaman dengan berat keseluruhan sebanyak 109,8 ton,” tukasnya.
Angka ini menunjukkan skala besar produksi ganja yang berhasil dihentikan.
Pemusnahan dilakukan agar tidak sempat masuk ke jaringan distribusi.
Langkah ini menjadi bagian penting dalam perang melawan narkoba dari hulu ke hilir.
BNN menegaskan eradikasi akan terus dilakukan ke depan.***
Artikel Terkait
Siapa Suyudi Ario Seto? Kepala BNN, Baru Menjabat dan Berhasil Bongkar Sabu 2 Ton
Miris! Pascabanjir Bandang, Warga Desa Kuba Hitam Bireuen Menyeberang Sungai Pakai Tali
Aplikasi Matel Tumbang Satu per Satu, Ini Aksi Tegas Pak Bray yang Disorot Publik
Saat Cabe Takengon Anjlok, Aksi Borong Influencer Ini Jadi Harapan Warga
Gelar RUPSLB, BRI Matangkan Tata Kelola dan Siapkan Akselerasi Kinerja 2026