KLIK SAJA - Sudah dua minggu bencana banjir bandang dan tanah longsor melanda Aceh, namun cerita pencarian belum benar-benar bergerak ke garis akhir.
Di banyak titik, lumpur masih menutup jejak, dan sebagian warga masih dinyatakan hilang.
Situasi ini membuat upaya evakuasi terasa seperti perlombaan dengan waktu dan kondisi alam yang sulit diprediksi.
Relawan dan petugas gabungan terus turun ke lokasi, siang hingga malam, menembus medan yang masih labil.
Meski kelelahan mulai tampak, spirit mereka tetap bertahan karena harapan keluarga korban masih menyala.
Di tengah upaya itu, muncul kabar bahwa beberapa lokasi masih belum sepenuhnya terjamah karena material yang menumpuk.
Inilah sebab mengapa pencarian masih berlangsung intensif hingga hari ini.
Tim China Didatangkan untuk Mendeteksi Jenazah
Gubernur Aceh, Muzakir Manaf atau Mualem, mengambil langkah cukup berani dengan mendatangkan tim khusus dari China.
Langkah ini sempat memicu tanya, terutama saat pemerintah pusat mengklaim siap menangani bencana secara mandiri.
Baca Juga: Dari Gladi Koor sampai Festival Lawang Sewu, Ragam Aktivitas Anak Muda Semarang Menjelang Natal 2025
Namun, Mualem menyebut bahwa tim bernama Blue Sky Rescue (BSR) itu punya keahlian spesifik mendeteksi jenazah yang terperangkap di bawah longsoran.
Mereka dikirim langsung ke wilayah yang dampaknya paling berat, di mana medan tak hanya becek, tetapi juga berubah-ubah setiap hari.
Artikel Terkait
Info Penting! Jadwal dan Tarif Kapal PT Dharma Lautan Utama Rute Banjarmasin – Surabaya PP Periode 15-31 Desember 2025, Cek Disini Lengkapnya!
Duka Terra Drone! Ketika Buruh Perempuan dan Ibu Hamil Masih Belum Benar-Benar Dilindungi
Komitmen IFG Menjadikan KIP sebagai Layanan Publik yang Modern dan Terstandarisasi
Bagaimana 34 Pengajuan KUR Bisa Jadi Fiktif? Ini Detail Sidang Eks Pejabat BTN yang Terbongkar di Tipikor Serang
Banjir Jeddah 2025: Video Viral, Prediksi Badai, dan Kenapa Makkah dan Madinah Ikut Diperingatkan?