Menurutnya, penetapan bencana nasional akan menjadi penanda bahwa pusat harus turun tangan total, bukan sekadar mengandalkan pemerintah daerah yang kewalahannya terlihat nyata.
“Kami melihat, kami mendukung pemerintah untuk segera menetapkan ini menjadi bencana nasional,” lanjut Iqbal.
Situasi ini menunjukkan bahwa kehadiran negara tak bisa ditunda ketika ribuan warga menunggu selimut, makanan, dan rasa aman.
Pemerintah Diminta “Royal”, Agar Rakyat Tetap “Loyal”
Dalam kacamata kepemimpinan, Iqbal menyebut kondisi Sumatera sebagai momentum penting untuk menguji kualitas negara hadir untuk rakyat.
Ia memaparkan, “Kalau saya mengajar kepemimpinan, ini adalah tentang royal dan loyal.”
Konsepnya sederhana tapi mengena: ketika pemerintah “royal” dalam membantu, rakyat pun akan “loyal” dalam mendukung.
Iqbal menilai, jika negara justru terkesan hitung-hitungan dalam situasi bencana, masyarakat perlahan akan meniru hal yang sama menjadi pelit, apatis, dan kehilangan kepercayaan.
“Tapi kalau pemerintah hitung-hitungan, pelit, ya itu akan membuat masyarakat pelit juga,” katanya.
Inilah yang ingin dihindari. Dalam masa krisis, kemurahan hati negara bukan sekadar kebijakan, melainkan komunikasi emosional yang membangun kembali rasa percaya.
Bencana sering kali memicu solidaritas; tinggal bagaimana negara memimpin solidaritas itu dari depan.
Baca Juga: Biaya Pemilu yang Membengkak hingga Debat Legitimasi, 7 Sorotan Panas dari Wacana Pilkada via DPRD
Efisiensi Anggaran Daerah Dinilai Memperparah Penanganan
Iqbal yang juga Juru Bicara PKS itu menegaskan bahwa proses penanganan bencana makin berat karena adanya efisiensi transfer anggaran ke daerah.
Artikel Terkait
Saat Media Berusaha Tetap Bernafas, Apa Saja yang Dibedah di Seminar Nasional MSF 2025?
Duka Sumatera Setelah Banjir dan Longsor! BNPB Paparkan Angka Korban, Wilayah Masih Terisolasi, dan Upaya Penyelamatan
Tim Gabungan Genjot Pembersihan Lumpur, Mobilitas Warga dan Distribusi Barang di Aceh–Sumbar Mulai Lancar
Bahlil Sebut Izin Tambang Bisa Dicabut jika Terbukti Merusak Lingkungan di Sumatera
Indonesia Negara Paling Dermawan? Penanganan Bencana Sumatera Jadi Bukti Nyata di Lapangan