Bandung menjadi tuan rumah ideal karena ekosistem digitalnya yang tumbuh cepat dan didukung jaringan komunitas yang solid.
Danang menyebut momentum ini sejalan dengan peningkatan literasi digital masyarakat.
Hasilnya, DevFest 2025 terasa seperti milestone baru dunia teknologi lokal.
Dari Gong Pembuka Sampai Panel Ahli
DevFest 2025 dibuka secara simbolis lewat pemukulan gong, disaksikan oleh ribuan mata yang sudah tak sabar menyelami berbagai sesi.
Acara ini diisi dengan tech conference, lightning talks, panel discussion lecture, women empowerment, hingga live podcast dari para ahli.
“20 expert speaker” merupakan suguhan super lengkap bagi siapa pun yang ingin memahami dunia teknologi lebih dalam.
Peserta mendapatkan materi mendalam, demo langsung, dan insight lapangan dari praktisi yang benar-benar berkecimpung di industri.
Sesi hands-on workshop menjadi favorit banyak peserta karena membuka ruang diskusi praktis tanpa sekat.
Format lengkap ini membuat DevFest terasa seperti mini universitas teknologi sehari penuh.
Dari Workshop Membuka Wawasan hingga Kolaborasi Sustainability
Raihan (18), seorang mahasiswa informatika, mengaku sesi workshop sangat membantu dirinya membuka perspektif baru untuk proyek teknis yang sedang ia kerjakan.
Testimoni jujur seperti ini menunjukkan bahwa DevFest bukan acara yang hanya “wah di panggung”, tapi benar-benar berdampak di level personal.
Artikel Terkait
Dari Kerusakan Hulu hingga Tata Ruang Amburadul, Begini Alasan Cak Imin Minta Evaluasi Total Kebijakan!
Sido Muncul Salurkan Bantuan Rp900 Juta dari Sumbar hingga Aceh, Bukti Kepedulian yang Tak Pernah Padam
Alasan Mengapa Pemerintah Belum Tetapkan Status Darurat Bencana Nasional di Aceh dan Sumatra Utara
Viral! Petugas BNPB Aceh Utara Menangis Ungkap Banyak Bayi dan Lansia Kelaparan di Lokasi Bencana, Imbas Bantuan Belum Kunjung Datang
Benang Kusut Dana Rp100 Miliar! Maming, PBNU, Audit GPAA, dan Langkah KPK yang Kini Jadi Sorotan Publik